Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sederet Kontroversi Ferdinand Hutahaean, Kerap Kritik Jokowi Kini Mundur dari Partai Demokrat

Ferdinand menjelaskan, sejumlah alasan hingga memutuskan untuk hengkang dari partai berlambang mirip logo mercy itu.

Editor: Sansul Sardi
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Ferdinand Hutahaean di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) 

Ferdinand merasa, meskipun belum ada kebijakan yang dikeluarkan oleh Jokowi terkait pelonggaran PSBB. Tapi pada kenyataannya di lapangan sudah terjadi relaksasi.

Kritik ini disampaikan Ferdinand melalui akun Twitter pribadinya, @FerdinandHaean2, yang diunggah pada Senin (18/5/2020).

"Belum ada kebijakan resmi pelonggaran PSBB, tapi prakteknya sudah berjalan..!!" cuit Ferdinand yang menunjukkan tautan artikel dari situs resmi Sekretariat Kabinet.

Dalam cuitan sebelumnya, Ferdinand juga mempertanyakan hal yang sama kepada Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto

Sebelumnya, Achmad Yurianto pun menegaskan, pemerintah tidak melakukan pelonggaran atau relaksasi terhadap penerapan PSBB.

Ferdinand berkomentar, "Terus yang terjadi sekarang ini apa pak? Pura-pura pembatasan?"

3. Cuitan Infrastruktur Langit

Ferdinand Hutahaean sempat membuat heboh dengan kicauannya terkait infrastruktur langit melalui akun Twitter @Ferdinand_Haean pada 2019 lalu.

Ia kemudian membantah anggapan dirinya telah menghina calon wakil presiden Maruf Amin terkait cuitan tersebut.

Ferdinand bahkan meminta maaf atas kicauannya.

"Kalau merasa tweet saya itu menghina Ma'ruf Amin, saya minta maaf. Tapi tidak ada hubungannya sama sekali dengan Ma'ruf amin. Sama sekali tidak terkait," ujar Ferdinand saat dihubungi, Selasa (19/3/2019).

Istilah infrastruktur langit dilontarkan oleh Ma'ruf Amin pada saat debat ketiga pilpres, Minggu (17/3/2019).

Istilah itu digunakan Ma'ruf untuk merujuk pada proyek telekomunikasi Palapa Ring yang telah dibangun pemerintah untuk mendukung bisnis digital.

Kemudian melalui akun Twitternya @Ferdinand_Haean, Ferdinand menulis "Infrastruktur langit untuk orang tua menuju akhirat."

Ferdinand beralasan, tweet itu terinspirasi dari pernyataan Ma'ruf Amin. Namun, ia mengaku pernyataan itu ditujukan untuk dirinya sendiri.

Ferdinand mengklaim tidak memiliki niat untuk menghina Ma'ruf Amin.

Oleh sebab itu, ia berharap pihak-pihak tertentu tidak menyebarkan fitnah seolah dirinya menghina Ketua Umum non-aktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu

"Jadi kalau mereka merasa itu menghina Ma'ruf Amin, ya mohon dimaafkan. Tidak ada niat untuk itu," kata Ferdinand.

4. Walkout di Rapimnas PD

Ferdinand Hutahaean walkout alias ke luar ruangan saat Presiden Jokowi berpidato dalam pembukaan rapimnas Partai Demokrat pada Sabtu (10/3/2018).

"Saya melakukan itu sebagai wujud tanggung jawab saya yang dulu mendukung Pak Jokowi, bahwa saya melakukan itu sebagai wujud ekspresi kekecewaan saya karena janji politik Pak Jokowi tidak ditepati, terutama tiga hal, yaitu menolak utang luar negeri, mempersulit asing, dan masalah subsidi," aku Ferdinand pada Selasa (13/3/2018).

Ferdinand mengaku melakukan hal itu secara diam-diam dan tak mengajak rekannya yang lain. Menurut dia, ini adalah haknya dalam berdemokrasi.

"Adalah hak saya sebagai warga negara dan sebagai pribadi untuk protes dengan cara yang saya anggap tepat dan baik. Daripada saya mengeluarkan kartu seperti di UI, kan tidak elok. Jadi saya memilih keluar dengan diam," ujar Ferdinand. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Daftar Kontroversi Ferdinand Hutahaean yang Kerap Kritik Jokowi, Kini Mundur dari Partai Demokrat
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Siti Nawiroh

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved