Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Varian Baru Virus Corona dari Inggris Tiba di Jepang dan Prancis

Kabar terbaru melaporkan, 5 kasus varian baru virus corona telah ditemukan di Jepang. Satu kasus positif telah dikonfirmasi di Prancis.

STR/AFP/China OUT
Ilustrasi - Seorang dokter sedang menangani pasien yang telah pulih dari infeksi virus corona (COVID-19) menyumbangkan plasma di Wuhan di Hubei, China. Sebelumnya Pejabat kesehatan China pada 17 Februari kemarin mendesak pasien yang telah pulih dari coronavirus untuk menyumbangkan darah sehingga plasma dapat diekstraksi untuk mengobati orang lain yang sakit kritis. Foto ini diambil pada Selasa (18/02/2020). 

TRIBUNTERNATE.COM - Pandemi Covid-19 yang menyerang hampir seluruh wilayah di dunia tampaknya belum akan selesai.

Meski beberapa negara sudah mulai memproduksi vaksin untuk menanganinya, namun baru-baru ini dikabarkan ada varian baru virus corona.

Inggris merupakan salah satu negara yang melaporkan adanya temuan varian baru virus corona yang muncul di negaranya. 

Kini bahkan virus corona jenis baru ini telah menyebar di luar negara Inggris

Kabar terbaru melaporkan, 5 kasus varian baru virus corona telah ditemukan di Jepang.

Satu kasus positif telah dikonfirmasi di Prancis.

Dilansir Guardian, kelima orang yang terinfeksi di Jepang tersebut baru-baru ini tiba dari Inggris.

Mereka telah dikarantina.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia Sabtu (26/12/2020): Tambah 6.740, Total Capai 706.837 Kasus Positif

Baca juga: Uji Klinis Tahap Akhir Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac di Turki Tunjukkan Hasil 91,25 Persen Efektif

Media Jepang melaporkan, pejabat kesehatan berusaha melacak kontak mereka dan kemungkinan rute penularan.

Sementara itu, kasus pertama Prancis dari varian virus corona yang lebih menular itu adalah seorang warga kota Tours, di wilayah Centre-Val de Loire di bagian barat negara Prancis.

Ia baru tiba dari London pada 19 Desember 2020 lalu.

Kementerian Kesehatan Prancis mengatakan, pasien tidak menunjukkan gejala.

Dia dites di rumah sakit pada 21 Desember 2020.

Kemudian, diketahuilah bahwa ia terjangkit jenis virus yang dikenal sebagai VOC 202012/01.

Saat ini, dia sedang menjalani isolasi mandiri.

Warga mengenakan masker demi menghindari risiko tertular virus Corona di area publik.
Warga mengenakan masker demi menghindari risiko tertular virus Corona di area publik. (DW)
Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved