Breaking News:

Listyo Sigit: Tidak Boleh Ada Lagi Kasus Nenek Minah Curi Kakao, Hukum Harus Tegas Tapi Humanis

Dalam pidatonya, Calon Kapolri Listyo Sigit menegaskan tidak boleh lagi ada kasus Nenek Minah lainnya. Hukum harus tegas tetapi humanis.

Penulis: Qonitah Rohmadiena | Editor: Rohmana Kurniandari
Youtube/DPR RI
Calon Kapolri Listyo Sigit saat Komisi III DPR RI Menyelenggarakan Fit And Proper Test Calon Kapolri, Rabu (20/1/2021) 

Ucapannya ini langsung disambut dengan riuh tepuk tangan para audiens yang menghadiri acara fit and proper test tersebut.

Kemudian, ia juga melanjutkan beberapa contoh kasus yang tidak boleh terulang kembali.

Ia mencontohkan kasus Nenek Minah.

"Tidak boleh lagi ada kasus Nenek Minah yang mencuri kakao, kemudian di proses hukum karena hanya untuk mewujudkan kepastian hukum," tegasnya.

Kemudian, ia mengatakan, tidak boleh lagi kasus-kasus sejenis itu yang mengusik rasa keadilan masyarakat.

Dirinya membenarkan bahwa hukum harus dilakukan dengan tegas, tetapi harus humanis.

"Betul, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, namun humanis," lanjutnya.

Kemudian ia melanjutkan, hukum yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini adalah hukum yang memberikan rasa keadilan bagi masyarakat, bukan hukum yang dilaksanakan dalam rangka untuk kepastian hukum.

Dirinya mengatakan, sisi-sisi tersebut merupakan fokus utama yang akan diperbaiki di masa kepemimpinannya.

Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020).
Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020). (Dok. Divisi Humas Polri)

Jokowi Tunjuk Listyo Sigit sebagai calon tunggal Kapolri

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved