Breaking News:

China Terapkan Tes Swab Covid-19 Lewat Anal, Tak Sampai 10 Detik, Warga: Rasanya Sangat Malu

Pemerintah China menerapkan langkah baru yang ketat di tengah melonjaknya kasus Covid-19 menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
ILUSTRASI - Petugas medis mengambil sampel spesimen warga saat melalukan tes usap atau swab test di taman kawasan Pasar Keputran Surabaya, Senin (20/7/2020). 

TRIBUNTERNATE.COM - Pemerintah China menerapkan langkah baru yang ketat di tengah melonjaknya kasus Covid-19 menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.

Salah satunya yakni melakukan tes swab anal melalui lubang anus. 

Mereka yang dianggap perlu mendapatkan pengawasan ketat yaitu para pendatang dari luar negeri.

Mereka diharuskan menjalani empat tes yaitu tes darah, swab melalui hidung, tenggorokan, dan melalui lubang anus.

"Menerapkan tambahan swab melalui anal akan meningkatkan pendeteksian infeksi dan mengurangi kekeliruan diagnosis," kata Li Tongzeng, direktur asosiasi penyakit pernapasan dan infeksi pada Rumah Sakit You'an di Beijing.

Kepada media pemerintah Central Chinese Television, Dr Li mengatakan karena swab anal lebih menimbulkan rasa tak nyaman hanya diperuntukkan bagi mereka yang menjalani karantina di kawasan hotspot penularan Covid-19, termasuk distrik Daxing di Beijing.

Seorang warga dari kota Tangshan mengatakan kepada media setempat jika tes swab anal yang ia jalani "agak memalukan" tapi semuanya demi kebaikan sendiri.

"Tes berlangsung tak sampai 10 detik. Jadi bisa ditoleransi," ujarnya.

Douyacai, seorang mahasiswa yang baru kembali dari Korea Selatan, telah menjalani swab anal di Beijing pada hari ke-14 karantina.

Dalam postingan di salah satu media sosial, Douyacai menyebut dirinya dites dua kali melalui lubang anus.

Halaman
1234
Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved