Breaking News:

Virus Corona

Beredar Vaksin Covid-19 Palsu di China, Polisi Tangkap 80 Tersangka, 3.000 Dosis Vaksin Palsu Disita

Beredar Vaksin Covid-19 palsu di China. Polisi telah menangkap 80 orang lebih tersangka, dan 3.000 dosis vaksin palsu disita.

europeanpharmaceuticalreview.com
ILUSTRASI vaksin Covid-19. 

TRIBUNTERNATE.COM - Polisi China telah menangkap lebih dari 80 tersangka anggota kelompok kriminal yang memproduksi dan menjual vaksin Covid-19 palsu.

Polisi di Beijing, Jiangsu, Shandong membubarkan kelompok yang dipimpin oleh seorang tersangka bermarga Kong yang memproduksi vaksin palsu.

Vaksin palsu ini dibuat dari larutan garam sederhana, seperti yang dilaporkan kantor berita Xinhua, dikutip dari AP News.

Selain dijual di China, vaksin tersebut juga dijual ke negara lain, meskipun tidak dijelaskan negaranya secara spesifik.

Kelompok tersebut telah aktif membuat vaksin palsu sejak September 2020 lalu.

"China telah melaporkan situasi tersebut ke negara-negara terkait," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, Selasa (2/2/2021) dikutip dari AP News.

“Pemerintah China sangat menghargai keamanan vaksin dan akan terus melakukan upaya untuk menuntut segala bentuk pemalsuan, penjualan palsu dan bisnis ilegal, serta tindakan terkait lainnya yang melibatkan vaksin,” kata Wang.

Dipertanyakan, Joko Widodo Dukung Pilkada 2020 tapi Tolak Pilkada 2022-2023 karena Pandemi Covid-19

Kemasan Vaksin Sinovac Akan Berubah, Bio Farma: Kualitas Tidak Berbeda

Ia menambahkan, China akan memperkuat kerja sama penegakan hukum dengan negara-negara terkait, sebagai upaya mencegah penyebaran tindakan kriminal dan ilegal seperti ini.

China memiliki sejarah panjang skandal vaksin yang terkait dengan proses produksi serta praktik bisnis vaksinnya.

Pada 2016 lalu, polisi menangkap dua orang yang bertanggung jawab atas sebuah jaringan yang menjual jutaan vaksin rusak akibat salah penyimpanan di seluruh penjuru China.

Menanggapi skandal baru-baru ini, China mereformasi peraturan keamanan vaksin dan meningkatkan hukuman pidana bagi mereka yang tertangkap melakukan pemalsuan.

Ilustrasi vaksin - Foto yang diambil pada 6 Agustus 2020 dan disediakan oleh Dana Investasi Langsung Rusia ini memperlihatkan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya.
Ilustrasi vaksin - Foto yang diambil pada 6 Agustus 2020 dan disediakan oleh Dana Investasi Langsung Rusia ini memperlihatkan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya. (HANDOUT / RUSSIAN DIRECT INVESTMENT FUND / AFP)
Halaman
12
Penulis: Qonitah Rohmadiena
Editor: Rohmana Kurniandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved