Breaking News:

Daftar 12 Barang Gratifikasi Jokowi: Total Rp8,7 Miliar, Kini Resmi Milik Negara, Ada Blue Sapphire

Pesiden Jokowi sebagai pelapor gratifikasi diwakili oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam prosesi serah terima tersebut.

Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo, mengampaikan pidatonya dalam rangka 'Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2021' di Istana Negara, Selasa (9/2/2021), disiarkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden. 

TRIBUNTERNATE.COM - Presiden Joko Widodo RI (Jokowi) telah melaporkan 12 barang gratifikasi senilai Rp 8,788 miliar.

Kini, 12 barang gratifikasi itu resmi jadi milik negara.

Sekretariat Negara bersama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melakukan serah terima barang milik negara (BMN) tersebut pada Selasa (9/2/2021) pekan lalu.

Prosesnya, Pesiden Jokowi sebagai pelapor gratifikasi diwakili oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam prosesi serah terima tersebut.

Heru lantas menyerahkan benda gratifikasi kepala negara ini kepada Pelaksana tugas Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK Syarief Hidayat.

Selanjutnya, KPK menyerahkan BMN tersebut kepada Kementerian Keuangan melalui DJKN.

“Tuntas sudah proses yang harus dilakukan sesuai peraturan atas laporan gratifikasi oleh Bapak Presiden. Seluruh prosesi ini juga akan didokumentasikan menjadi lembaran negara,” ungkap Heru.

Baca juga: Indeks Persepsi Korupsi 2020 Melorot, Ini Tanggapan Mantan Pimpinan KPK, ICW, hingga Pemerintah

Baca juga: Soroti Isu Radikal, Febri Diansyah: Pernah Serang Novel Baswedan, Menutupi Kasus yang Lebih Penting

Baca juga: Indeks Persepsi Korupsi 2020 Melorot, Ini Tanggapan Novel Baswedan, Febri Diansyah, dan Emil Salim

Dengan penyerahan barang oleh KPK kepada Kemenkeu, maka kewenangan pengelolaan BMN selanjutnya ada pada Kemenkeu.

Berpedoman pada ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8/PMK.06/2018, barang-barang ini rencananya dikelola dengan ditetapkan status penggunaannya pada Kementerian Sekretariat Negara untuk mendukung penyelenggaraan tugas dan fungsi.

Berikut 12 benda yang dilaporkan Jokowi sebagai gratifikasi, yang kini menjadi milik negara:

  • Satu buah lukisan bergambar Kabah
  • Satu kalung dengan taksiran emas 18 karat
  • Satu buah gelang dengan taksiran emas 18 karat
  • Satu pasang anting dengan taksiran emas 18 karat
  • Satu buah cincin dengan taksiran emas 18 karat
  • Satu buah jam tangan Bovet AIEB001
  • Satu buah cincin bermata blue sapphire 12,46 karat
  • Cufflink bermata blue sapphire 6,63 karat dan 8,01 karat
  • Satu buah pulpen berhias berlian 17,57 karat
  • Tasbih berbahan batu mulia (berlian dan blue sapphire)
  • Dua buah minyak wangi
  • Satu set Al Quran

Baca juga: Epidemiolog Griffith University Jelaskan Pentingnya Pencarian Asal-muasal Virus Corona

Baca juga: Mobil Baru akan Dikenai PPnBM 0 Persen Mulai Maret 2021, Seperti Apa Kriterianya?

Baca juga: Calon Penumpang Wajib Lakukan Ini Sebelum Tes GeNose C19: Puasa hingga Dilarang Makan Durian

Halaman
12
Editor: Rizki A
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved