Breaking News:

Demokrat Versi KLB Sebut AHY dan SBY Playing Victim: Menimbulkan Kegaduhan dan Keresahan

Pihak Partai Demokrat versi KLB menilai, SBY dan AHY melakukan pencitraan terzalimi dengan playing victim.

Tribunnews.com
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

“Menuduh bapak Moeldoko membeli Partai Demokrat sehingga SBY menyampaikan dalam keterangannya bahwa ‘Partai Demokrat not for sale’,” ujarnya.

Baca juga: Dianggap Bisa Besarkan Partai, Demokrat Versi KLB Ungkap Alasan Dipilihnya Moeldoko sebagai Ketum

Baca juga: Alasan Demokrat Kubu Moeldoko Gelar Konpres di Hambalang, Darmizal Singgung SBY yang Terpaksa Turun

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa SBY dan AHY telah melakukan pemaksaan kepada para kader Partai Demokrat agar menandatangani surat pernyataan.

Menurutnya, jika kader tidak menandatangani surat pernyataan tersebut, maka akan diancam dengan pemecatan.

“SBY dan AHY juga telah melakukan tindakan-tindakan brutalitas terhadap kader-kader Partai Demokrat di kabupaten kota dan provinsi di seluruh Indonesia dengan memaksa kader menandatangani surat-surat pernyataan yang disertai dengan ancaman-ancaman dan pemecatan,”

Oleh karena itu, pihaknya menilai, tindakan-tindakan SBY dan AHY itu menimbulkan kegaduhan dan keresahan di masyarakat.

Terutama, menurutnya, saat bangsa indonesia dan pemerintah sedang bersungguh-sungguh dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Video selengkapnya.

Anggap Proyek Ini Meruntuhkan Elektabilitas Partai Demokrat, Gelar Konferensi Pers di Wisma Atlet Hambalang

Kubu kontra-Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau kubu kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang menggelar konferensi pers di Hambalang Sport Center, Bogor, Kamis (25/3/2021) siang hari ini.

Salah satu penggagas KLB Deli Serdang Max Sopacua mengatakan, Hambalang dipilih menjadi lokasi konferensi pers karena kasus korupsi proyek Hambalang telah merontokkan elektabilitas Partai Demokrat.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved