Breaking News:

Isu Reshuffle Menguat, Pengamat Sebut Posisi Nadiem Makarim Layak Diganti, Apa Alasannya?

Dua pengamat politik menyebut posisi Nadiem Makarim layak diganti karena dinilai tidak memiliki visi yang jelas dalam pendidikan nasional. Mengapa?

TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menghadiri rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/3/2021). 

"Nadiem layak di-reshuffle karena tidak memiliki visi yang jelas dalam menata ulang sistem pendidikan nasional sebagai dasar pembentukan karakter bangsa," katanya, dikutip dari Tribunnews.com, Senin (19/4/2021).

Menurutnya, Nadiem belum mampu memainkan peran penting sebagai navigator pendidikan nasional dalam menghadapi kondisi darurat Covid-19.

Sehingga entitas dunia pendidikan tampak berjalan dengan skemanya sendiri-sendiri di era pandemi.

Direktur Eksekutif Citra Institute Yusa Farchan.
Direktur Eksekutif Citra Institute Yusa Farchan. (Istimewa/Tribunnews)

Kepemimpinannya di Kemendikbud juga belum mampu melahirkan inovasi penting dalam dunia Pendidikan, sehingga layak untuk dievaluasi.

Bagi Yusa, reshuffle ini harus memberi efek positif dan mengembalikan kepercayaan publik atas terselenggaranya tata kelola pemerintahan yang akuntabel, kredibel, dan berorientasi pada kepentingan publik.

"Reshuffle bukan hanya wacana dan urusan kelompok elite, tetapi juga menyangkut hajat hidup orang banyak."

"Sirkulasi dan penyegaran anggota kabinet diperlukan untuk memastikan terselenggaranya good governance berbasis kepentingan publik yang lebih luas," ucapnya.

Dibutuhkan sosok menteri yang tidak hanya kompeten, tetapi juga inovatif, berani, dan mampu menciptakan terobosan-terobosan segar dalam kebijakan pemerintahan.

2. Indonesia Political Review: Cari Menteri yang Ahli Urus Pendidikan

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komaruddin menilai, nama yang layak untuk mengisi pos Kemendikbud yang akan menjadi Dikbud/Ristek itu harus diperhitungkan ulang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved