Jumat, 12 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ada Kenaikan Mobilitas Masyarakat, Indonesia Perlu Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 seperti India

Satgas Covid-19 menemukan adanya kenaikan mobilitas masyarakat Indonesia dalam beberapa waktu terakhir di pusat perbelanjaan dan di antar wilayah.

Tayang:
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Satgas Covid-19 menemukan adanya kenaikan mobilitas masyarakat Indonesia dalam beberapa waktu terakhir di pusat perbelanjaan dan di antar wilayah. 

Menurutnya, masyarakat yang sudah divaksin cenderung memiliki tingkat kepercayaan diri tidak tertular Covid-19 yang lebih tinggi. 

“Jadi euforia terhadap vaksin ini memang dari awal, di Satgas kami sangat mengkhawatirkan (hal ini), karena merasa divaksin, kepercayaan dirinya itu sangat tinggi,” terangnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta masyarakat untuk tetap perhatian dan tidak boleh angkuh meski telah disuntik vaksin agar apa yang terjadi di India tidak terjadi di Indonesia.

“Dan ini yang memang bener-bener harus kita perhatikan. Kendati tingkat penularan kita ini menurun, kasus aktif kita ini menurun, kemarin naik lagi sedikit lagi Ini menjadi perhatian bahwa kita tidak boleh jumawa,” ujarnya.

Video selengkapnya:

Kasus Covid-19 Melonjak, Ada 1 Orang Meninggal Setiap 5 Menit di India

Sebelumnya, selama dua hari berturut-turut, penambahan infeksi Covid-19 di India tercatat sebanyak 314.835 kasus pada Kamis (22/4/2021) dan 332.730 kasus pada Jumat (23/4/2021). 

Jumlah tersebut lebih tinggi daripada yang pernah tercatat di mana pun di dunia sejak pandemi mulai pada tahun lalu.  

Akibat lonjakan kasus tersebut, orang-orang di India berebut mendapatkan pasokan oksigen demi menyelamatkan jiwa. 

Rumah sakit penuh dan pasien terbaring sekarat di luar rumah sakit akibat Covid-19.

Dikutip dari Kontan.co.id, diberitakan terjadi kematian setiap 5 menit di ibu kota New Delhi India akibat varian baru Covid-19 yang oleh pengamat disebut lebih berbahaya.

Baca juga: Cegah Covid-19 dan Kerumunan di Zona Merah, MUI Imbau Umat Islam Shalat Idul Fitri di Rumah

Baca juga: Satgas Covid-19 Terbitkan Aturan Baru Mudik Lebaran 2021: Mobilitas Diperketat Mulai Hari Ini

Gelombang kedua Covid-19 di India telah melanda sangat ganas sehingga rumah sakit kehabisan oksigen, tempat tidur, dan obat anti-virus.

Banyak pasien telah ditolak karena tidak ada tempat untuk mereka, kata dokter di Delhi, seperti dikutip Reuters.

Sirene ambulans terdengar sepanjang hari di jalan-jalan sepi ibu kota, salah satu kota terparah di India, di mana penguncian diberlakukan untuk mencoba dan membendung penularan virus.

Kremasi massal telah dilakukan karena ruang krematorium telah habis.

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved