Penjelasan Ombusdman dan RS Soal Viral Pasien Meninggal Diduga karena Tabung Oksigen Kosong
Belum lama ini, sebuah video yang memperlihatkan seorang pria marah-marah kepada petugas di rumah sakit viral di media sosial.
TRIBUNTERNATE.COM - Belum lama ini, sebuah video yang memperlihatkan seorang pria marah-marah kepada petugas di rumah sakit viral di media sosial.
Dalam video itu, si pria marah dan sempat mengeluarkan makian, karena menduga petugas rumah sakit memberikan tabung oksigen kosong kepada pasien.
Si pria menyebut, pasien yang merupakan ibunya itu meninggal dunia karena tabung oksigen kosong.
Buntut dari persoalan ini, pihak rumah sakit dan Ombudsman RI memberikan tanggapan.
Pihak rumah sakit membantah dugaan petugasnya memberikan tabung oksigen kosong kepada pasien.
Sementara itu, pihak Ombudsman RI mengingatkan agar rumah sakit meningkatkan pelayanan.
Baca juga: ILUNI UI: Jika Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Dipecat, Indeks Persepsi Korupsi di Indonesia Menurun
Baca juga: Prediksi Survei: Nama Prabowo Subianto akan Bersaing dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024
Baca juga: Apakah Abdee Slank Layak Jadi Komisaris PT Telkom? Ekonom Beri Tanggapan, Iwan Fals Beri Dukungan

RSUD dr Pirngadi Medan, Sumatera Utara membantah anggapan bahwa pihaknya memberikan pelayanan yang buruk sehingga pasien sakit diabetes bernama Komla meninggal dunia.
Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur RSUD Dr Pirngadi Suryadi Panjaitan usai menerima kunjungan Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, Sabtu (29/5/2021).
"Rumah sakit ini adalah milik masyarakat Kota Medan yang dikelola oleh Pemerintah Kota Medan. Kita tahu pasien ini semua pelayanan dan pembiayaan ditanggung Pemerintah Kota Medan dari APBD," kata Suryadi.
Dia mengatakan pihaknya memberikan pelayanan terbaik semampunya. Oleh karena itu, pihaknya langsung bentuk tim mulai dari dokter penyakit dalam, paru, dan bedah tulang.
"Jadi masalah dibilang infus, saya rasa tidak benar. Kenapa waktu sekarang baru dikeluhkan? Padahal pasien masuk mulai dari kemarin tidak ada. Kita layani pengobatannya, dokternya, dll. Saya rasa mengeluh itu tidak pantaslah," sebutnya.
Soal tuduhan tabung oksigen kosong, ia menyatakan itu itu tidak benar sebab tabung oksigen tersebut masih berisi 250 liter.
"Cuma karena kita emosional jadi ya begitu. Sehingga tidak melihat kenyataan apa yang telah diberikan RSUD dr Pirngadi. Kita ada unit pengaduan. Kenapa tidak komplain ke sana?" tegasnya.
Tanggapan Ombudsman
Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara gelar aksi cepat tanggap ke RSUD Dr Pirngadi, Sabtu (29/5/2021), terkait video viral pasien bernama Komla yang meninggal dunia diduga akibat pelayanan buruk.