Breaking News:

Viral Video Bupati Alor Marahi Dua Staf Kemensos RI, Tri Rismaharini Beri Penjelasan

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini buka suara terkait dua staf Kemensos RI yang dimarahi Bupati Alor Amon Djobo.

Editor: Rizki A
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini saat merayakan ulang tahun ke-59. 

TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah video yang memperlihatkan Bupati Alor Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo marah-marah kepada dua staf Kementerian Sosial (Kemensos) viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Amon Djobo menyebut soal pendistribusian Bansos Program Keluarga Harapan (PKH).

Terkait peristiwa tersebut, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini buka suara.

Risma mengatakan, bantuan ke Kabupaten Alor itu terkait bantuan bencana, bukan Bansos PKH.

Risma mengaku mengalami kesulitan menyalurkan bantuan karena cuaca dan koneksi internet yang belum pulih.

Agar bantuan cepat tersalurkan, ia terhubung dengan Ketua DPRD Kabupaten Alor, Enny Anggrek, menawarkan pertolongan agar bantuan untuk korban bencana bisa cepat diterima masyarakat Alor.

“Saat itu kemudian adalah Ketua DPRD (Alor) menyampaikan kami butuh bantuan, tapi tidak bisa (masuk)."

"Beliau (Ketua DPRD) menawarkan, 'Bu, itu ada paket dari Dolog yang ibu bisa ganti',” ujarnya di Bandung, Rabu (2/6/2021), dikutip dari laman Kemensos.go.id.

Baca juga: Video Bupati Alor Marahi dan Usir 2 Staf Kemensos RI, Penyebabnya Soal Santunan Korban Siklon Seroja

Baca juga: Abdee Slank Jadi Komisaris PT Telkom, Erick Thohir Ungkap Alasannya: Jangan Hanya Dilihat Negatifnya

Tri Rismaharini mengunjungi Gedung Indonesia Menggugat (GIM) di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/6/2021).
Tri Rismaharini mengunjungi Gedung Indonesia Menggugat (GIM) di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/6/2021). (TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Sementara itu, Kemensos memastikan petugas dalam video viral tersebut adalah pegawai Kemensos yang tengah menjalankan tugasnya secara resmi.

Petugas Kemensos di Kabupaten Alor, Mokhamad Alfian, menyatakan keberadaannya di Kabupaten Alor untuk memastikan kebutuhan dasar korban bencana terpenuhi kebutuhannya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved