Breaking News:

Tanggapi Dugaan Hoaks Bantuan Rp2 Triliun, Jusuf Kalla: Yang Menerima Salah, Yang Memberi Juga Salah

Jusuf Kalla menanggapi dugaan hoaks bantuan senilai Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan dari keluarga mendiang Akidi Tio.

Editor: Rizki A
Tribunnews.com/Reza Deni
Jusuf Kalla menanggapi dugaan hoaks bantuan senilai Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan dari keluarga mendiang Akidi Tio. 

TRIBUNTERNATE.COM - Kasus dugaan hoaks bantuan senilai Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan dari keluarga seorang pengusaha asal Aceh, mendiang Akidi Tio, mendapat tanggapan dari sejumlah pihak.

Salah satunya adalah mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Diketahui, upacara penyerahan sumbangan sudah digelar secara simbolis di Mapolda Sumsel, Senin (26/7/2021).

Namun, setelah beberapa waktu berlalu, dana sumbangan tersebut masih belum cair.

Belakangan, muncul informasi simpang siur apakah dana bantuan itu benar-benar ada atau tidak.

Menurut Jusuf Kalla, sumbangan tersebut lebih baik dihentikan dan tidak perlu diperpanjang.

Sebab, ada beberapa fakta yang membuatnya tidak masuk akal.

Seperti sumbangan yang awalnya hendak diberikan secara pribadi kepada Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri.

"Semuanya tidak masuk akal. Tidak ada logikanya menyumbang pribadi lewat Kapolda, yang menerima salah, yang memberi juga salah," kata Jusuf Kalla, dikutip dari tayangan YouTube tvOne, Rabu (4/8/2021).

Pria yang akrab disapa JK ini juga menyebut, pemerintah tidak perlu turun tangan untuk mengurai benang kusut terkait keberadaan sumbangan Rp 2 triliun.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta sumbangan Rp 2 triliun milik keluarga Akidi Tio dihentikan, sebab tak masuk akal.
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta sumbangan Rp 2 triliun milik keluarga Akidi Tio dihentikan, sebab tak masuk akal. (Tangkap layar Youtube tvOne)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved