Sabtu, 30 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Terpaksa Keluar dari Afghanistan karena Taliban, Kemana Perginya Para Pengungsi?

AS telah berjanji untuk menerima 10.000 orang dari Afghanistan. Sementara Australia akan menerima 3.000 di bawah program yang ada di negaranya.

Tayang:
AFP/A. Majeed
Pengungsi Afghanistan - AS telah berjanji untuk menerima 10.000 orang dari Afghanistan. Sementara Australia akan menerima 3.000 di bawah program yang ada di negaranya. 

TRIBUNTERNATE.COM - Setidaknya 12.000 orang telah dievakuasi melalui bandara Kabul sejak dimulainya upaya penyelamatan Minggu lalu. 

Orang-orang yang dievakuasi tersebut termasuk staf pemerintah negara barat dan pekerja lembaga bantuan, serta penduduk Afghanistan yang telah bekerja dengan pemerintah barat atau lembaga mereka, atau dianggap sangat berisiko karena sifat pekerjaan mereka, seperti jurnalis, penerjemah atau aktivis hak asasi manusia.

Mayoritas, sekitar 7.000 orang, diterbangkan keluar dari Kabul dengan pesawat kargo oleh militer AS.

Melansir The Guardian, Inggris mengatakan telah membawa sekitar 1.200 orang ke luar negeri pada Rabu (18/8/2021) minggu lalu.

Sementara menteri pertahanan Jerman mengatakan pada Jumat minggu lalu telah membawa sekitar 1.700 orang ke tempat yang aman.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, mengatakan negaranya telah menerbangkan 550 orang ke Afghanistan sejauh ini.

Sementara Prancis dan Italia mengatakan mereka masing-masing telah mengevakuasi sekitar 500 orang.

Negara-negara bangsa lain yang termasuk dalam upaya evakuasi termasuk Australia, Kanada, Republik Ceko, Denmark, Polandia dan Swiss.

Baca juga: Kuasai Afghanistan, Taliban Masih Harus Hadapi 6 Tantangan Ini: Penerimaan Masyarakat hingga Ekonomi

Baca juga: 26 WNI Dievakuasi dari Afghanistan, Sempat Terjadi Penundaan Izin Mendarat di Kabul

Kemana perginya para pengungsi?

Sebagian besar pesawat militer dari Kabul telah berhenti di ibukota Uzbekistan, Tashkent, Doha di Qatar atau Islamabad di Pakistan.

Tempat-tempat tersebut adalah di mana para pengungsi ditempatkan pada penerbangan reguler ke negara penerima.

Beberapa warga Afghanistan, sebagian besar warga sipil yang telah bekerja dengan AS atau misi internasional di negara itu, akan ditampung sementara di Albania, Kosovo atau Makedonia Utara sementara visa Amerika mereka sedang diproses. 

Tiga negara Balkan, yang akan menerima jumlah pengungsi Afghanistan yang disepakati mulai akhir pekan ini, adalah negara Eropa pertama yang berkomitmen pada pengaturan negara transit dengan AS.

Skema transit serupa direncanakan untuk Kolombia, Uganda dan Qatar.

Baca juga: Cerita Pelik Skadron Udara 17 TNI AU Evakuasi WNI dari Afghanistan, Lalui Berbagai Kendala

Baca juga: Taliban Berjanji Beri Hak-Hak Perempuan & Kebebasan Media, Minta Dunia Internasional Percayai Mereka

Negara mana saja yang telah berjanji untuk menerima para pengungsi?

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved