Penderita Diabetes Ingin Konsumsi Camilan Manis? Coba Beberapa Makanan Ini
Berikut beberapa camilan manis sederhana yang aman untuk penderita diabetes, salah satunya snack bar buatan rumah/home made.
TRIBUNTERNATE.COM - Bagi penderita diabetes, menemukan makanan manis yang rendah karbohidrat dan gula tambahan bisa menjadi tantangan tersendiri.
Tidak hanya itu, memilih makanan ringan yang juga tinggi serat, protein, dan lemak sehat bagi jantung untuk mendukung kontrol gula darah membuatnya menjadi lebih sulit.
Pada artikel ini TribunTernate.com rangkum beberapa camilan manis sederhana yang aman untuk penderita diabetes sebagaimana dilansir Healthline.
1. Cokelat hitam
Jika dinikmati dalam jumlah sedang, cokelat hitam bisa menjadi camilan yang sehat dan lezat untuk memuaskan keinginan makan camilan manis.
Cokelat hitam sangat kaya akan flavonoid, sejenis senyawa tanaman yang dapat membantu mencegah resistensi insulin dan melindungi terhadap masalah jantung bagi penderita diabetes tipe 2.
Terlebih, cokelat hitam lebih rendah gula, karbohidrat, dan kalori daripada cokelat susu.
Untuk hasil terbaik, carilah cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70%, dan jangan mengonsumsi lebih dari 1 ons (28 gram) setiap kalinya.
Baca juga: Ria Ricis Ungkap Sosok Calon Suaminya Teuku Ryan, Oki Setiana Dewi Malah Terharu, Mengapa?
Baca juga: Pencairan insentif Nakes Terlambat, 10 Kepala Daerah Ditegur Mendagri Tito Karnavian
Baca juga: Pengacara Nicholas Sean Sebut Ayu Thalia Hanya Pansos, Nyatakan Laporan Penganiayaan Itu Fitnah
2. Pir
Pir adalah sumber serat yang bagus, dengan lebih dari 4 gram serat, dengan 21,3 gram karbohidrat, dalam setiap porsi (kurang lebihh 140 gram).
Serat memperlambat penyerapan gula dalam aliran darah, yang dapat menstabilkan kadar gula darah setelah makan.
Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi buah pir segar juga bisa menjadi strategi yang efektif untuk membantu meningkatkan kontrol gula darah bagi penderita diabetes.
3. Apel
Apel mengandung 28 gram karbohidrat dan 5 gram serat dalam satu buah ukuran sedang
Apel juga memiliki indeks glikemik rendah, yang merupakan ukuran seberapa besar suatu makanan mempengaruhi kadar gula darah.
Penelitian menemukan bahwa mengonsumsi apel sebelum makan nasi membantu menurunkan kadar gula darah, dibandingkan dengan makan nasi saja.
Baca juga: 5 Manfaat Kesehatan Konsumsi Buah Kiwi, Aman Bagi Penderita Diabetes hingga Meredakan Asma
Baca juga: Bisa Turunkan Kadar Gula Darah, Ini Cara Buat Minuman Ekstrak Daun Pandan untuk Penderita Diabetes
Baca juga: Jangan Disepelekan! Ini 8 Bahaya Kurang Tidur bagi Tubuh, Memperburuk Ingatan hingga Risiko Diabetes
4. Greek Yoghurt
Dengan 20 gram protein dalam setiap porsi 7 ons (200 gram), Greek yoghurt dapat menjadi pilihan camilan yang sangat baik untuk penderita diabetes
Meningkatkan asupan protein dapat membantu mendukung pengendalian nafsu makan dan mengurangi keinginan untuk makan.
Selain itu, yang cukup menarik dari Greek yoghhurt adalah beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa suplementasi harian dengan yogurt yang diperkaya dengan vitamin D dan probiotik dapat membantu meningkatkan kontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2.
Greek yogurt yang terbaik adalah yang tidak memiliki tambahan rasa (plain).
Untuk menambahkan rasa manis, dapat ditambahkan dengan potongan buah-buahan favorit dengan taburan pai kayu manis atau labu.
5. Snack bar buatan rumah/home made rendah karbohidrat
Snack bar rendah karbohidrat adalah camilan praktis yang dapat dibuat dengan mudah agar sesuai dengan preferensi makanan pribadi.
Snack bar biasanya terdiri dari kacang-kacangan seperti almond atau kacang mete, yang kaya serat dan protein
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang dapat dikaitkan dengan tingkat gula puasa yang lebih rendah dan penurunan resistensi insulin, yang keduanya dapat membantu mendukung kontrol gula darah yang lebih baik.
Salah satu cara untuk membuat snack bar buatan rumah/home made adalah dengan menambahkan 1/2 cangkir (70 gram) almond dan 1/2 cangkir (70 gram) kacang mete ke dalam blender, bersama dengan 1 cangkir (200 gram) kurma, garam, dan sedikit ekstrak vanila.
Bisa juga ditambahkan dengan bahan lain sebagai perasa, seperti kelapa parut, bubuk kakao, mentega kacang, biji rami, atau bubuk protein.
Blender adonan hingga tercampur rata, lalu bagi menjadi bola-bola kecil dan letakkan di atas loyang atau piring yang telah dialasi kertas roti.
Dinginkan setidaknya selama 20 menit hingga mengeras, dan snack bar buatan rumahan bisa segera dinikmati.
6. Smoothie protein
Smoothie dapat menjadi cara cepat dan mudah untuk memasukkan serat dan protein ekstra ke dalam makanan Anda sekaligus memuaskan keinginan untuk memakan camilan manis.
Tambahkan bahan-bahan seperti protein whey ke dalam bahan campuran smoothie, yang membantu memperlambat pengosongan lambung dan merangsang sekresi insulin untuk meningkatkan kontrol gula darah yang lebih baik
Anda juga dapat menambahkan sayuran hijau seperti bayam yang merupakan sumber serat dan antioksidan yang baik.
Untuk menyiapkan smoothie protein di rumah, campur susu rendah gula, bubuk protein, sayuran hijau, dan buah-buahan berserat tinggi.
(TribunTernate.com/Qonitah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/snack-bar-granola-hbhfivnj.jpg)