Breaking News:

Terkini Internasional

Sempat Menolak Vaksin AstraZeneca, Kini Korea Utara Tolak 3 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac

Korea Utara telah menolak tawaran sekitar tiga juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac Biotech China.

Penulis: Qonitah Rohmadiena | Editor: Rizki A
Covid19.go.id
ILUSTRASI Vaksin Sinovac. Korea Utara telah menolak tawaran sekitar tiga juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac Biotech China. 

TRIBUNTERNATE.COM - Korea Utara telah menolak tawaran sekitar tiga juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac Biotech China.

Korea Utara mengatakan vaksin-vaksin tersebut seharusnya dikirim ke negara-negara yang lebih membutuhkan, seperti negara-negara yang terkena krisis Covid-19 parah.

Pernyataan Korea Utara ini disampaikan oleh Unicef ​​pada Rabu (1/9/2021).

Menurut Unicef, Kementerian Publik Korea Utara menunjuk pada pasokan vaksin global yang terbatas dan lonjakan virus yang berkelanjutan di negara-negara lain.

Sejauh ini, Korea Utara belum melaporkan kasus Covid-19 di negaranya.

Baca juga: Antisipasi Serangan Korea Utara, Korea Selatan Kembangkan Sistem Pertahanan Mirip Iron Dome Israel

Baca juga: Mengenal Virus Corona Varian Mu, Benarkah Lebih Menular dan Kebal Terhadap Vaksin?

Baca juga: Ada Dugaan Pembiaran Kasus Pelecehan Seksual, KPI: Ini Semua Kan Masih dalam Investigasi

Baca juga: Tak Mau Disalahkan Seolah-olah Ingin Menjabat 3 Periode, Jokowi Tegas Menolak Amandemen UUD 1945

Hingga kini, Korea Utara masih memberlakukan tindakan pencegahan penyebaran virus corona yang ketat, termasuk penutupan perbatasan dan pembatasan perjalanan domestik.

Dikutip dari The Straits Times, juru bicara PBB mengatakan bahwa pihaknya akan terus berkomunikasi dengan fasilitas Covax untuk menjamin pasokan vaksin dalam beberapa bulan mendatang.

"Kami terus bekerja dengan otoritas DPRK untuk membantu respon penanganan terhadap pandemi Covid-19," kata juru bicara Aliansi Global untuk Aliansi Vaksin dan Imunisasi, salah satu organisasi yang memimpin skema Covax.

Pada bulan Juli lalu, Korea Utara telah menolak pengiriman vaksin AstraZeneca karena kekhawatiran akan efek samping vaksin tersebut.

Vaksin AstraZeneca.
Vaksin AstraZeneca. (flickr)

Korea Utara juga mengatakan negaranya tidak tertarik pada vaksin China karena khawatir vaksin tersebut kurang efektif.

Namun, Korea Utara telah menunjukkan minatnya kepada vaksin yang dibuat di Rusia, Sputnik.

Beberapa negara seperti Thailand dan Uruguay telah mulai menggunakan vaksin lain untuk masyarakatnya yang menerima suntikan Sinovac sebagai dosis pertama.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan perlindungan terhadap virus corona.

(TribunTernate.com/Qonitah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved