Australia Berhasil Capai Target Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama ke 80% Penduduknya
Australia mengatakan negaranya telah mencapai target pemberian dosis pertama vaksin Covid-19 kepada 80% populasinya yang berusia 16 tahun ke atas.
TRIBUNTERNATE.COM - Australia mengatakan negaranya telah mencapai target pemberian dosis pertama vaksin Covid-19 kepada 80 persen populasinya yang berusia 16 tahun ke atas, pada Selasa (5/10/2021).
"Sekitar pukul 10.30 pagi ini, Australia akan mencapai tingkat vaksinasi dosis pertama 80 persen," kata Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
“Angka 80 persen itu adalah menunjukkan kesehatan yang kritis, tetapi juga merupakan tonggak sejarah bagi orang-orang yang ingin memulihkan kebebasan mereka,” tambahnya.
Menurut data Kementerian Kesehatan Australia, 16,48 juta orang telah menerima dosis pertama mereka pada Senin (4/10/2021).
Jumlah yang membuat 79,9 persen dari total penduduk berusia 16 tahun ke atas telah divaksinasi.
Sementara itu, sejauh ini 11,82 juta orang telah divaksinasi dosis lengkap yaitu 57,4 persen dari total penduduk berusia 16 ke di atas.
“Vaksinasi, bagaimanapun, tetap menjadi cara paling penting dan teraman bagi warga Australia untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang yang mereka cintai dari Covid-19,” kata Hunt.
Pekan lalu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengumumkan untuk membuka kembali perbatasan internasionalnya untuk warga negara yang telah divaksinasi penuh.
Langkah ini diharapkan mulai berlaku pada November.
Baca juga: Kemenkes Terbitkan Aturan Baru soal Vaksinasi, Penyintas Covid-19 Bisa Divaksin Sebulan Usai Sembuh
Baca juga: Sri Mulyani Buka-bukaan Soal Rencana Vaksin Berbayar pada 2022, Harga Ditentukan Kemenkes
Sejauh ini, Australia telah melaporkan 115.800 kasus Covid-19 dengan 51.179 kasus dalam 28 hari terakhir berasal dari varian Delta.
Sekitar 1.357 orang telah meninggal dunia karena virus corona di Australia sejak awal pandemi.
Australia izinkan wisatawan dan pelajar asing yang divaksin dengan Sinovac memasuki negaranya
Australia akhirnya mengakui vaksin Covid-19 Sinovac buatan Biotech China.
Bersamaan dengan hal itu, Australia juga mengakui vaksin AstraZeneca yang dibuat di India.
Australia membuka jalan bagi wisatawan luar negeri dan pelajar asing yang telah menerima kedua vaksin tersebut untuk memasuki negaranya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/opera-house-sydney-australia-hiajnvlae.jpg)