Perubahan Iklim hingga Vaksin, Ini 5 Hal yang Dibahas Para Pemimpin Dunia dalam KTT G20 di Italia

Dalam KTT G20, para pemimpin dunia membahas tentang perubahan iklim, pandemi Covid-19, kesepakatan pajak dan ekonomi global.

Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo dalam KTT G20 sesi II dengan topik perubahan iklim, energi dan lingkungan hidup di La Nuvola, Roma, Italia, Minggu, (31/10/2021). 

TRIBUNTERNATE.COM - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Duapuluh atau G20 (Group of Twenty) baru saja digelar di La Nuvola, Roma, Italia, Sabtu-Minggu, 30-31 Oktober 2021. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun hadir dalam konferensi tersebut, didampingi oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Sementara itu, dari 19 negara anggota ditambah Uni Eropa, ada 5 pemimpin yang tidak hadir dalam KTT G20, mengutip wantedinrome.com.

Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin, berpartisipasi melalui video call.

Sementara Presiden Meksiko, Andrés Manuel López Obrador mengirim Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard atas namanya.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa melewatkan KTT karena pemilihan yang sedang berlangsung di negara masing-masing.

Para Pemimpin Dunia G20 saat menghadiri KTT G20 pada 30 Oktober 2021 di pusat konvensi
Para Pemimpin Dunia G20 saat menghadiri KTT G20 pada 30 Oktober 2021 di pusat konvensi "La Nuvola" di distrik EUR Roma. (Erin SCHAFF / POOL / AFP)

Baca juga: Kadin Indonesia: Presidensi Indonesia di KTT G20 akan Beri Manfaat Ekonomi yang Besar

Baca juga: Hadiri KTT G20 di Italia, Jokowi: Indonesia Ingin G20 Memberikan Contoh dalam Hadapi Perubahan Iklim

Dalam pertemuan dua hari itu, para pemimpin dunia membahas tentang perubahan iklim, pandemi Covid-19, kesepakatan pajak dan ekonomi global.

Dilansir The Guardian, ini rangkuman hasil KTT G20 2021 yang digelar di Roma.

1. Perubahan Iklim

Para pemimpin dunia berkomitmen pada tujuan utama Perjanjian Paris yaitu untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri.

G20 juga berjanji melawan pembangkit batubara kotor.

"Menjaga 1,5 derajat dalam jangkauan  membutuhkan tindakan dan komitmen yang bermakna dan efektif oleh semua negara, dengan mempertimbangkan pendekatan yang berbeda," tulis G20 dalam komunike terakhir mereka.

G20 juga berjanji untuk mencapai target emisi nol karbon bersih pada sekitar "pertengahan abad".

Di bagian lain dalam pernyataannya, mereka setuju untuk berhenti mendanai pembangkit listrik tenaga batubara kotor baru di luar negeri pada akhir tahun 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved