Breaking News:

BPS Maluku Utara Catat 131.005 Jiwa Warga yang Berdomisili Tidak Sesuai KTP atau KK

BPS Maluku Utara mencatat ada sekitar 131.005 ribu jiwa warga Maluku Utara yang domisilinya tidak sesuai KTP atau KK.

Penulis: Mufrid Tawary | Editor: Rohmana Kurniandari
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
ILUSTRASI Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). 

TRIBUNTERNATE.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara mencatat ada sekitar 131.005 ribu jiwa, warga Maluku Utara, yang tempat tinggal atau domisilinya tidak sesuai dengan Kartu Tanda Pengenal (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK).

BPS menyebutkan angka tersebut berdasarkan Sensus Penduduk Kabupaten/Kota terkait Kesesuaian alamat domisili dengan KTP ataupun KK pada tahun 2020.

Kepala BPS Maluku Utara, Aidil Adha kepada TribunTernate.com menjelaskan, dalam sensus tersebut mengindikasikan banyaknya penduduk yang bermigrasi dari tempat tinggal sebelumnya, sehingga banyak sekali ditemukan alamatnya tidak sesuai seperti yang tercatat di KTP maupun KK.

Baca juga: Pemprov Maluku Utara Dinilai Mempersulit Pencairan DBH Sebesar Rp21 Miliar

Baca juga: Pembangunan Jalan di Kecamatan Tidore Timur Dikeluhkan Warga

ILUSTRASI Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
ILUSTRASI Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). (TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

"Jadi intinya, data warga sebanyak 131.005 ribu itu domisilinya berbeda dengan KTP maupun KK tetapi semuanya telah terdata di Dukcapil," ujarnya.

Untuk diketahui, hasil Sensus Penduduk tahun 2020 menunjukkan jumlah penduduk Maluku Utara sebanyak 1,28 juta jiwa, sebagaimana dikutip dari laman resmi BPS Maluku Utara.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan penduduk di Maluku Utara sebesar 89,79 persen atau sekitar 1,15 juta jiwa yang sudah berdomisili sesuai dengan KTP maupun KK.

(TribunTernate.com/Mufrid Tawary)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved