Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Terus Bertambah, Jumlah Kasus Covid-19 Varian Omicron di Indonesia Kini Capai 1.766 Orang

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi, kembali melaporkan penambahan kasus Covid-19 Omicron.

TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Ilustrasi tes kasus Covid-19 - Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) pun telah memberikan update atau perkembangan tentang kasus Covid-19 varian Omicron. 

TRIBUNTERNATE.COM - Virus corona penyebab penyakit Covid-19 dengan varian Omicron telah terdeteksi di Indonesia pada pertengahan Desember 2021 lalu.

Sejak itu, kasus Covid-19 varian Omicron di Tanah Air terus bertambah.

Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) pun telah memberikan update atau perkembangan tentang kasus Covid-19 varian Omicron.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi, kembali melaporkan penambahan kasus Covid-19 varian Omicron.

Adapun kasus Omicron hingga 26 Januari 2022 adalah sebanyak 1.766 orang.

Jumlah ini bertambah 140 kasus dari laporan sebelumnya yaitu 1.626 kasus pada 24 Januari lalu.

"Kasus Omicron yang dilaporkan sampai hari ini adalah 1.766 kasus," kata Nadia saat dikonfirmasi, Rabu (26/1/2022).

Dari total 1.766 kasus, dirinci 1.066 kasus positif Omicron terjadi pada pelaku perjalanan dari luar negeri (PPLN), 449 kasus transmisi lokal, serta 251 kasus masih diteliti sumber penularannya.

"Terdiri dari PPLN 1.066, lokal 449 dan masih di PE (penelusuran epidemiologi) 251 kasus," imbuh jubir vaksinasi ini.

Dari total kasus tersebut dilaporkan dua pasien diantaranya meninggal dunia.

Kedua kasus tersebut merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia akibat varian baru yang memiliki daya tular tinggi.

Satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di RS Sari Asih Ciputat dan satu lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso.

Kedua pasien tersebut diketahui memiliki komorbid.

Baca juga: 1 dari 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron yang Meninggal Dunia Sempat Tak Bergejala

Baca juga: Sebagian Pasien Covid-19 Masih Bisa Tularkan Virus setelah 10 Hari, Berlaku Juga untuk Omicron?

Baca juga: WHO: Omicron Bahaya bagi yang Belum Divaksinasi dan Bisa Timbulkan Varian Baru yang Lebih Ganas

Luhut Jelaskan Gejala Covid-19 Varian Omicron

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan, gejala ringan Omicron menyerupai batuk dan flu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved