Viral Video Pria Ukraina Menangis Antar Anaknya ke Zona Aman, Diduga akan Berpisah lantaran Perang
Pria tersebut tampak memegang tangan putrinya, dan mengatakan sesuatu, lantas dirinya pun mulai terisak menangis.
Hal tersebut dilaporkan oleh Komando Pasukan Gabungan Ukraina pada Kamis (24/2/2022).
"Pada 24 Februari 2022, 5 pesawat dan sebuah helikopter agresor ditembak jatuh di dekat area Pasukan Gabungan," kata komando tersebut di Facebook, dikutip Tribunnews.com dari Anadolu Agency.
Dalam pernyataan tertulis tersebut, disebutkan Pasukan Gabungan memberikan penolakan yang layak kepada angkatan bersenjata Federasi Rusia.
Hal itu juga memperlihatkan unit militer Ukraina mempertahankan posisi mereka.
Komando tersebut juga mengatakan, "Musuh menderita kerugian."
"Tetap tenang dan percaya pada bek Ukraina. Ayo menang bersama!"
Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengumumkan darurat militer di seluruh negeri ketika pasukan Rusia memasuki perbatasan dan menyasar di sekitar ibu kota Kyiv.
"Ledakan terdengar di banyak kota di Ukraina. Kami mengumumkan darurat militer di seluruh negeri," kata Zelenskyy.
Rusia menargetkan area utama di kota-kota dengan senjata dan rudal, menurut laporan.
Pada Kamis pagi, ledakan dilaporkan terjadi di beberapa provinsi Ukraina, termasuk Kyiv, dan beberapa tank dilaporkan melintasi perbatasan dengan Belarus ke Ukraina.
Baca juga: 40 Warga Ukraina Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Rusia, Puluhan Warga Sipil Mengungsi
Baca juga: Vladimir Putin Luncurkan Operasi Militer Khusus di Ukraina, Peringatkan Dunia agar Tak Ikut Campur
Serangan Rusia terhadap Ukraina dikutuk oleh banyak pemimpin dunia.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mendeklarasikan perang dengan Ukraina, pada Rabu (23/2/2022).
Setelah deklarasi tersebut Ukraina pun diserang banyak ledakan di beberapa wilayah.
Menteri Luar Negeri Ukraina mengunggah tweet, mengatakan Putin meluncurkan invansi skala penuh ke Ukraina.
"Ini adalah perang agresi. Ukraina akan mempertahankan diri dan akan menang. Dunia dapat dan harus menghentikan Putin," tulis cuitannya di akun pribadinya @DmytroKuleba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/seorang-pria-diduga-warga-ukraina-berpisah-dengan-sang-anak.jpg)