Virus Corona

Pasien Long Covid Berisiko Alami Kerusakan Syaraf, termasuk Nyeri Otot yang Tak Kunjung Reda

Pasien Long Covid memiliki risiko kerusakan saraf jangka panjang yang bisa menyebabkan kelelahan, perubahan sensorik, dan nyeri di tangan dan kaki.

Penulis: Ronna Qurrata Ayun | Editor: Rizki A
Pexels/Karolina Grabowska
ILUSTRASI Nyeri otot - Pasien Long Covid berisiko mengalami kerusakan saraf, termasuk nyeri otot. 

Lima dari 11 pasien yang menerima pengobatan imunoglobulin G berulang, tampaknya menunjukkan perbaikan.

Seiring waktu, 52 persen pasien membaik, meskipun tidak ada yang semua gejalanya hilang.

Baca juga: Arab Saudi Cabut Aturan Pembatasan Terkait Covid-19, Tak Lagi Ada Jarak Sosial di Masjidil Haram

Baca juga: Tak Bisa Disamakan, Covid-19 Omicron Masih Lebih Mematikan Dibandingkan Flu Musiman

Oaklander mengatakan, jika pasien memiliki gejala Long Covid yang tidak kunjung membaik atau tidak dapat dijelaskan, mereka harus mendiskusikan kemungkinan neuropati dengan dokter, ahli syaraf, atau spesialis neuromuskular.

"Penelitian dari tim kami dan yang lainnya mengklarifikasi apa jenis neuropati pasca Covid yang berbeda dan cara terbaik untuk mendiagnosis dan mengobatinya," kata Oaklander.

"Sejauh ini, sebagian besar neuropati Long Covid yang dijelaskan tampaknya mencerminkan respons imun terhadap virus yang keluar jalur," imbuhnya.

Oaklander mencatat bahwa para peneliti belum dapat melakukan uji klinis untuk mengevaluasi perawatan neuropati pascaCovid-19.

Namun, beberapa perawatan yang ada mungkin akan dapat membantu.

"Beberapa pasien tampaknya membaik berkat perawatan standar untuk neuropati terkait kekebalan lainnya," tandas Oaklander.

(TribunTernate.com/Ron)(WebMD)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved