Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Konflik Rusia vs Ukraina

Meninggal di Tempat, Jurnalis Harian AS New York Times Tewas Tertembak di Ukraina

Jurnalis yang tewas itu, mengalami luka tembak di leher dan meninggal di tempat kejadian.

Facebook.com/ANDRIY NYEBYTOV via The Straits Times
Seorang jurnalis Amerika Serikat (AS) tewas tertembak dan satu orang jurnalis AS lainnya cedera pada Minggu (13/3/2021) di Irpin, pinggiran barat laut Kyiv, Ukraina. 

TRIBUNTERNATE.COM - Seorang jurnalis Amerika Serikat (AS) tewas tertembak dan satu orang jurnalis AS lainnya cedera pada Minggu (13/3/2021) di Irpin, pinggiran barat laut Kyiv, Ukraina.

Hal ini dilaporkan oleh media internasional AFP setelah mendapatkan informasi dari petugas medis dan saksi mata di tempat kejadian.

Dr Danylo Shapovalov, seorang ahli bedah yang menjadi sukarelawan untuk pertahanan teritorial Ukraina, mengatakan salah satu orang jurnalis yang berkebangsaan AS itu langsunng tewas setelah tertembak.

Jurnalis yang tewas itu, mengalami luka tembak di leher dan meninggal di tempat kejadian.

Selain itu, Shapovalov mengatakan dia telah merawat korban kedua, seorang jurnalis AS lainnya, yang juga tertembak.

Mengutip dari The Straits Times, wartawan AFP yang sedang bertugas di Irpin, Kyiv melihat jenazah korban.

Korban ketiga, adalah seorang warga Ukraina yang berada di mobil yang sama dengan kedua warga AS itu.

Baca juga: Presiden Ukraina Sebut Kyiv Hanya Bisa Direbut dengan Cara Membunuh Semua Orang, Tantang Rusia?

Baca juga: Takut Dibom Rusia, WHO Minta Ukraina Hancurkan Patogen di Laboratoriumnya, Bisa Sebabkan Virus Baru

Pasukan militer Ukraina sedang mengumpulkan roket milik Rusia yang gagal meledak di Kiev/Kyiv, pada Sabtu (26/2/2022).
Pasukan militer Ukraina sedang mengumpulkan roket milik Rusia yang gagal meledak di Kiev/Kyiv, pada Sabtu (26/2/2022). (Sergei Supinsky/AFP)

Warga Ukraina yang berada satu mobil tersebut diketahui juga mengalami luka-luka.

Mengetahui adanya laporan bahwa ada jurnalis AS yang tertembak hingga tewas, pejabat Ukraina dengan cepat menyalahkan pasukan Rusia atas kejadian itu.

Akan tetapi, keadaan pastinya masih belum jelas jelas.

Menurut keterangan salah seorang wartawan AFP, ia mendengar tembakan senjata ringan dan artileri di daerah kejadian perkara.

"Mobil itu ditembak. Ada dua wartawan dan satu dari kami (warga Ukraina)," kata Dr Shapovalov kepada AFP.

"Orang kami (warga Ukraina) dan wartawan terluka, saya memberi mereka pertolongan pertama, satu orang mengalami luka di leher, dia langsung meninggal."

Kertas-kertas yang ditemukan di tubuh jurnalis AS yang tewas itu menunjukkan bahwa dia adalah seorang videografer untuk video dokumenter.

Ia diketahui berusia 50 tahun dan bernama Brent Renaud, berasal dari New York.

Baca juga: Datangi Ketua PBNU, Ukraina Minta Umat Islam Turut Andil Selesaikan Konflik, Ini Tindakan Gus Yahya

Baca juga: Beri Komentar Rasis soal Konflik Rusia-Ukraina, Pangeran William Dikecam Netizen hingga Tokoh Dunia

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved