Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Konflik Israel vs Palestina

Kisah Warga Palestina Lindungi Masjid Al Aqsa Saat Diserang Israel, Minta Bantuan Lewat Speaker

Tak cukup menyerang warga Palestina, pasukan Israel juga memblokade jamaah Muslim yang berada di dalam aula masjid.

AFP via BSSNEWS
Pasukan Israel di sekitar Masjid Al Aqsa, Yerusalem. 

TRIBUNTERNATE.COM - Israel kembali melakukan serangan ke warga Palestina di bulan suci Ramadhan.

Pada Minggu (17/4/2022) pagi, Masjid Al-Aqsa kembali diserbu oleh pasukan Israel.

Tak cukup menyerang warga Palestina, pasukan Israel juga memblokade jamaah Muslim yang berada di dalam aula masjid.

Setelah itu, para pasukan Israel mempersilakan pemukim Israel memasuki Masjid yang berada di Yerusalem Timur itu untuk diduduki.

Penyerangan terjadi pada pukul 07.00 waktu setempat.

Kala itu, ratusan polisi Israel memasuki halaman masjid dan mulai menyerang warga Palestina yang tengah merayakan Ramadhan.

Mereka kemudian memaksa warga Palestina keluar dari masjid.

Ada juga laporan tentang granat kejut yang dikerahkan.

Baca juga: Israel Serang Masjid Al Aqsa hingga Lukai 150 Warga Palestina, Ini Tanggapan AS dan Uni Eropa

Baca juga: Beda Sikap atas Konflik Rusia-Ukraina dan Israel-Palestina, FIFA dan UEFA Dianggap Standar Ganda

Baca juga: Rusia Peringatkan AS untuk Berhenti Memasok Senjata ke Ukraina, Tegas Akan Beri Konsekuensi Keras

Demonstran Palestina bentrok dengan polisi Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem, pada 15 April 2022. - Saksi mata mengatakan bahwa pengunjuk rasa Palestina melemparkan batu ke pasukan keamanan Israel, yang menembakkan peluru karet ke beberapa demonstran.
 (Photo by Ahmad GHARABLI / AFP)
Demonstran Palestina bentrok dengan polisi Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem, pada 15 April 2022. - Saksi mata mengatakan bahwa pengunjuk rasa Palestina melemparkan batu ke pasukan keamanan Israel, yang menembakkan peluru karet ke beberapa demonstran. (Photo by Ahmad GHARABLI / AFP) (AFP/AHMAD GHARABLI)

Sementara, di aula kiblat berkubah perak, pasukan Israel menembakkan gas air mata ke jamaah dan memblokir mereka di dalam ruangan selama hampir empat jam.

Puluhan orang terjebak di dalam dan tidak dapat mengevakuasi mereka yang mengalami luka ringan.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengatakan, petugas medisnya juga dilarang memasuki masjid untuk memberikan pertolongan pertama.

Jamaah yang terjebak di dalam aula Qibli memohon bantuan menggunakan speakar masjid.

Mereka mendesak warga Palestina untuk datang dan melindungi masjid.

Saat mendengar hal itu, pasukan Israel dilaporkan mencoba mengakses ruang audio untuk mematikan sistem suara.

Namun sistem tersebut akhirnya berhasil diperbaiki oleh sukarelawan masjid.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved