Terkini Internasional
Korsel Punya 3 Cara Menghitung Umur, Dianggap Membingungkan, Presiden Baru akan Segera Menghapusnya?
Di Korea Selatan, seorang bayi baru lahir telah dianggap berumur satu tahun, lalu pada setiap 1 Januari, bayi tersebut akan bertambah usia lagi.
TRIBUNTERNATE.COM - Menjawab pertanyaan "berapa umurmu?" rupanya bukanlah hal yang sederhana bagi orang Korea Selatan.
Diketahui, seorang bayi yang baru lahir di Korea Selatan telah dianggap berumur satu tahun.
Kemudian, saat tahun baru datang, bayi tersebut akan mendapat satu tahun lagi.
Dengan begitu, bayi yang baru lahir pada bulan Desember di Korea Selatan akan dianggap berusia dua tahun hanya dalam waktu beberapa minggu saja.
Namun, hitungan umur Korea tersebut mungkin akan berubah dalam waktu dekat.
Sebab, Presiden Korea Selatan yang baru terpilih, yakni Yoon Suk-yeol, mendorong agar metode penghitungan tersebut dihapuskan.
Kepala Komite Transisi Presiden terpilih, Lee Yong-ho, mengatakan bahwa pemerintahan yang akan datang sedang mencari cara untuk menstandarisasi cara penghitungan usia untuk membawa Korea Selatan sejajar dengan negara-negara lain di dunia.
Ia mengatakan, penghitungan usia yang berbeda telah mengakibatkan "kebingungan yang terus-menerus" dan "biaya sosial dan ekonomi yang tidak perlu".
Wacana ini tampaknya telah diterima secara luas oleh beberapa orang.
Namun, para ahli mengatakan bahwa mereka ragu apakah itu benar-benar akan dilaksanakan atau tidak.
Korea Selatan Punya 3 Cara untuk Menghitung Usia
Secara resmi, Korea Selatan telah menggunakan sistem penghitungan internasional, yakni menghitung usia dari tanggal lahirnya.
Penghitungan ini digunakan di sebagian besar hal yang berkaitan dengan proses hukum dan administrasi sejak tahun 1962.
Baca juga: Mengira Terjangkit Virus Corona, Warga Asal Korsel Gantung Diri di Solo, Ini Fakta-faktanya
Baca juga: Pemerintah Musnahkan Jamur Enoki dari Korsel, Diduga Sebabkan Wabah Listeria, Ini Fakta-faktanya
Selain itu, Korea Selatan juga memiliki cara resmi lain untuk menghitung usia, yakni dengan cara saat bayi lahir ia berusia 0, dan bertambah satu tahun setiap tanggal 1 Januari.
Sebagai contoh, bayi yang lahir pada Desember 2020 akan berusia dua tahun pada Januari 2022, bahkan jika mereka belum secara resmi berusia dua tahun pada Desember tahun itu.