Kesultanan Ternate
Batang Pohon Pisang, Sebuah Simbol Kearifan Lokal dan Filosofi Ela-Ela bagi Kesultanan Ternate
Membakar ele-ela dengan media batang pohon pisang merupakan simbil kearifan lokal dan makna tersendiri bagi Keraton Kesultanan Ternate
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Yunita Kaunar
ELA-ELA: Ela-Ela dari batang pohon pisang, dan samar. Dijejerkan sepanjang pintu masuk Kedaton Kesultanan Ternate, Kamis (28/4/2022) malam.
Ela-ela itu, diletakkan disepanjang jalan masuk kedaton, yang diletakkan disisi kiri dan kanan
Kepada wartawan, Jo Hukum Soasio Kedaton Kesultanan Ternate, Gunawan Yusuf Radjim menjelaskan.
Ela-Ela dengan media batang pohon pisang, merupakan kearifan lokal dan memiliki makna tersendiri.
Baca juga: Basarnas Ternate Kerahkan Puluhan Personel dan Armada Kawal Mudik Lebaran 2022
"Maknanya seperti ini. Batang pohon pisang melambangkan pohon, yang akar hingga daun bermanfaat.
"Dan juga dimaknai sebagaimana manusia, bahwa kita selalu bermanfaat kepada semua orang, "ungkapnya.
"Sedangkan Ela-Ela dengan media damar, bertujuan menambah wangi dan semarak, serta khusu beribadah di malam Lailatul Qadar, "pungkasnya. (*)