Konflik Rusia vs Ukraina
Nilai Upaya Putin Pecah NATO Gagal, Biden Khawatir Putin Bingung Cara Akhiri Perang dengan Ukraina
Biden mengatakan bahwa dirinya khawatir jika Presiden Rusia Vladimir Putin tidak memiliki jalan keluar mengakhiri perang dengan Ukraina.
TRIBUNTERNATE.COM - Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa dirinya khawatir jika Presiden Rusia Vladimir Putin tidak memiliki jalan keluar untuk mengakhiri perang dengan Ukraina.
Menurut Biden, Putin sedang mencoba untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan perang dengan Ukraina.
Hal ini disampaikan oleh Biden pada saat acara penggalangan dana politik di pinggiran kota Washington, Senin (9/5/2022).
Biden mengatakan bahwa, menurutnya, Putin telah keliru karena percaya bahwa invasi ke Ukraina akan memecah NATO dan memecah Uni Eropa.
Sebaliknya, Amerika Serikat dan banyak negara Eropa telah bersatu untuk mendukung Ukraina.
Melansir The Straits Times, serangan Rusia di Kyiv dipukul mundur pada bulan Maret oleh perlawanan kuat dari Ukraina.
Baca juga: 33 Individu Rusia, 22 Perusahaan, dan 69 Kapal yang Kibarkan Bendera Rusia Dijatuhi Sanksi oleh AS
Baca juga: Zelenskyy: Tak Ada Gencatan Senjata Ukraina Jika Rusia Tak Tarik Pasukannya
Rusia, yang menyebut invasi itu sebagai "operasi militer khusus", mengerahkan lebih banyak pasukan ke Ukraina untuk serangan besar-besaran bulan lalu di bagian timur negara itu.
Namun, serangan tersebut menghasilkan perolehan yang lambat.
Biden mengatakan bahwa Putin adalah orang yang sangat perhitungan.
"Masalah yang dia khawatirkan sekarang adalah bahwa pemimpin Rusia tidak memiliki jalan keluar saat ini, dan dia sedang mencoba untuk mencari tahu apa yang harus dia lakukan," kata Biden.
Direktur CIA Ramal Rusia akan Lipat Gandakan Serangan
Direktur Badan Intelijen Pusat AS (CIA) Bill Burns memberikan prediksinya tentang langkah yang akan diambil Presiden Rusia Vladimir Putin dalam perang dengan Ukraina.
Menurut Burns, Putin percaya bahwa dia tidak boleh kalah terhadap Ukraina dan akan memperburuk perang.
Namun, di satu sisi tidak menunjukkan tanda-tanda berencana untuk menggunakan senjata nuklir taktis.
Terlepas dari kegagalan pasukan Rusia untuk merebut Kyiv dan perjuangan mereka untuk maju di sepanjang garis depan utama perang di wilayah Donbas tenggara, pemimpin Rusia itu tidak mengubah pandangannya bahwa pasukannya dapat mengalahkan Ukraina, kata Burns.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/wakil-presiden-ke-47-amerika-serikat-joe-biden.jpg)