Jumat, 17 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Konflik Rusia vs Ukraina

AS Kembali Gelontorkan Dana Fantastis untuk Ukraina, DPR AS Kabulkan Bantuan 56 Miliar Dolar

DPR AS menyetujui pemberian paket bantuan sebanyak 56 miliar dolar AS untuk Ukraina.

AFP
Ilustrasi bendera Amerika Serikat. 

TRIBUNTERNATE.COM - Amerika Serikat (AS) kembali menggelontorkan bantuan dana yang fantastis untuk Ukraina.

Kali ini, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS menyetujui pemberian paket bantuan sebanyak 56 miliar dolar AS untuk Ukraina pada Selasa (10/5/2022).

DPR AS meloloskan RUU pengeluaran bantuan untuk Ukraina dengan perolehan suara 368 berbanding 57, dengan setiap suara 'tidak' datang dari Partai Republik.

Sebelumnya, Presiden Joe Biden telah meminta Kongres untuk menyetujui bantuan tambahan sebesar 33 miliar dolar untuk Ukraina akhir bulan lalu.

Namun, anggota parlemen memutuskan untuk menambahkan lebih banyak bantuan militer dan kemanusiaan.

“RUU ini akan melindungi demokrasi, membatasi agresi Rusia, dan memperkuat keamanan nasional kita sendiri, sementara, yang paling penting, mendukung Ukraina,” Perwakilan Partai Demokrat, Rosa DeLauro, yang memimpin Komite Alokasi DPR, mengatakan saat dia mendesak dukungan untuk paket pengeluaran.

"Waktu sangat penting, dan kita tidak bisa menunggu," kata Ketua DPR AS Nancy Pelosi dalam sebuah surat kepada anggota DPR sebelum pemungutan suara seperti dikutip The Straits Times.

Baca juga: Nilai Upaya Putin Pecah NATO Gagal, Biden Khawatir Putin Bingung Cara Akhiri Perang dengan Ukraina

Baca juga: Rayakan Kemenangan Uni Soviet pada PD II, Putin Ungkap Alasan di Balik Invasi terhadap Ukraina

Baca juga: Direktur CIA Menilai Putin Tak Bisa Terima Kekalahan dan akan Perparah Serangan ke Ukraina

"Paket ini, yang dibangun di atas dukungan kuat yang telah dijamin oleh Kongres, akan menjadi sangat penting dalam membantu Ukraina tidak hanya untuk membela negaranya tetapi juga demokrasi bagi dunia."

Setelah mengirim surat itu, Pelosi bertemu dengan Biden di Gedung Putih untuk membahas kunjungannya baru-baru ini ke Ukraina.

Biden telah menuntut agar Kongres segera menyampaikan RUU itu kepadanya.

Beberapa Republikan menentang RUU tersebut.

Mereka mengkritik Demokrat karena bergerak terlalu cepat untuk mengirim terlalu banyak uang pajak AS ke luar negeri.

Kubu Demokrat Biden secara sempit mengendalikan Kongres, tetapi RUU itu akan membutuhkan suara Republik untuk melewati Senat.

Sementara itu, Oksana Markarova, duta besar Ukraina untuk Amerika Serikat, diketahui bertemu dengan senator Demokrat dan Republik pada makan siang pesta mingguan mereka pada Selasa (10/5/2022).

Senator Partai Republik Rob Portman, anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat dan pemimpin kaukus Senat Ukraina, mengatakan dia mengharapkan dukungan Partai Republik yang cukup untuk RUU itu agar dapat disahkan Senat.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved