Pemkot Ternate Salurkan Insentif Para Imam, Pendeta dan Guru Ngaji TPQ Rp 1,3 Miliar
Sebanyak 700 imam, pendeta dan guru ngaji TPQ se-Kota Ternate akan mendapatkan total insentif sebesar Rp 1,3 miliar dari Pemkot Ternate.
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM - Ini kabar gembira bagi 700 imam, pendeta serta guru ngaji TPQ di Kota Ternate.
Sebab Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, telah menganggarkan dana insentif mereka sebesar Rp 1,3 miliar.
Kepala Bagian Kesra Setda Kota Ternate, Muhammad Ichsan ketika dikonfirmasi menjelaskan.
Terjadi sedikit penurunan pada insentif tahun ini, jika dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 1,5 miliar.
Baca juga: Usai Dilantik Sebagai Pj Morotai, M. Umar Ali Disambut Aksi dari Hipmamoro, Mendukung atau Menolak?
"Dari data yang saya tahu, Imam kurang lebih sebanyak 500 orang, pendeta 20 orang dan guru ngaji TPQ kurang lebih 100 orang, tapi yang pasti totalnya 700 orang, "jelasnya, Jumat (27/5/2022).
Dikatakan, insentif yang diterima bervariasi, mulai dari imam Rp 2 juta, pendeta Rp 1 juta, dan guru ngaji Rp 1,250 juta.
"Karena anggarannya berbeda, maka otomatis kita tidak mengurangi jumlah penerima."
"Tapi mengurangi jumlah insentif, yang diberikan kepada mereka," ucapnya.
Dicontohkan, tahun sebelumnya imam menerima insentif Rp 3 juta.
Dan apabila tahun ini tetap sama, maka tidak mencukupi, sehingga harus dikurang nominal penerima.
"Dari pada yang sudah terima sebelumnya dan tahun ini tidak menerima lagi."
"Maka lebih baik saya ambil kebijakan orangnya tetap, tapi nominal insentif dikurangi, supaya semua bisa dapat, "bebernya.
Baca juga: Ketua Pemuda Muhammadiyah Morotai Kenang Terakhir Berdialog dengan Almarhum Buya Syafii Maarif
Jika tahun berikutnya, anggaran kembali normal maka, besaran pendapatan akan dikembalikan seperti biasanya.
"Mudah-mudahan tahun depan, anggaran yang di ploting tidak dipangkas karena pandemi."
"Sehingga anggaran insentif tetap normal, yakni Rp 1,5 miliar, "tandasnya. (*)