Nasdem Maluku Utara Dukung Pencapresan Anies Baswedan
Ajang pemilihan presiden (Pilpres) baru akan digelar pada tahun 2024 mendatang. Namun, sejumlah tokoh sudah disebut bakal maju pada Pilpres tersebut.
Penulis: Amri Bessy | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM- Ajang pemilihan presiden (Pilpres) baru akan digelar pada tahun 2024 mendatang.
Namun, sejumlah tokoh sudah disebut bakal maju pada Pilpres tersebut.
Menanggapi ini, kepada Tribunternate.com, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Maluku Utara angkat bicara.
"Semua tergantung keputusan DPP, tetapi sejauh ini kebanyakan aspirasi dari daerah menyarankan dukung Pak Anies,"ujar Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPD Nasdem A Malik Ibrahim, Rabu (1/05/2022).
"Yang pasti Nasdem mendukung seseorang sebagai Capres sesuai arahan Pak Ketum Surya Paloh yaitu tokoh-tokoh yang memiliki wawasan kebangsaan integritas, loyalitas, serta popularitas ,"tandasnya.
Pengamat politik Ray Rangkuti melihat Partai NasDem ingin merekrut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu kembali terlihat saat mengundang Anies Baswedan hadir dalam Kongres NasDem, pada 8-11 November 2019.
Baca juga: Sekwil NasDem Maluku Utara: Jangan Buat Dikotomi Antara Achmat Hatari dan Sultan Tidore
"Jelas, langkah Nasdem ini bagian dari upaya untuk membulatkan dukungan bagi Anies di pilkada berikut, bahkan bisa jadi sampai capres 2024," ujar Ray Rangkuti seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Bukan kali pertama Nasdem melakukan rekrutmen calon kepala daerah atau Calon Presiden dari orang luar kader partai, yang dianggap memiliki basis eletoral kuat.
Dia contohkan, Ridwan Kamil di Jawa Barat. Jauh sebelum tahapan pilkada dimulai, Nasdem telah memberi sinyal dukungan kuat bagi Ridwan Kamil untuk dicalonkan sebagai calon kepala daerah Jawa Barat.
"Dan memang hal itu dilakukan. Di Jakarta, kiat ini juga mulai dilakukan Nasdem. Kali ini hal yang sama juga mulai dijajaki dengan Anies," jelas Ray Rangkuti.
Baca juga: Siapa Kandidat Pengganti Benny Laos? Ini Tanggapan Politisi Partai Nasdem Morotai
Menurut dia, semua langkah ini sudah diperhitungkan. Termasuk silaturrahmi Ketua Umum NasDem Surya Paloh ke PKS beberapa hari lalu.
"Bagian dari langkah konsolidasi yang dimaksud. Sejauh ini, sebagaimana diketahui, PKS adalah partai paling dekat dengan Anies. Sejak hubungan dengan Gerindra mulai terlihat agak merenggang," kata Ray Rangkuti.
Langkah ini juga imbuh dia, cerminan makin renggangnya hubungan Nasdem dan PDI Perjuangan. (*)