Mahasiswa FKIP Unkhair Ternate Tampilkan Sendratari 'Soya Cafi' Sebagai Tugas Akhir Semester
Sejumlah mahasiswa FKIP Unkhair Ternate tampilkan Sendratari Soya Cafi sebagai tugas ujian akhir sementer mereka.
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM - Mengambil lokasi di Aula Banau Unkhair Ternate, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unkhair Ternate menampilkan Seni Dara dan Tari (Sendratari) Soya Cafi, sebagai tugas ujian akhir sementer (UAS), Rabu (29/6/2022).
"Berbekal bimbingan dan pengetahuan dasar, pada mata kuliah kajian dan apresiasi drama. Sebagai tugas akhir, mahasiswa telah menunjukkan bahwa mereka bisa dan mampu, memberikan penampilan terbaik."
"Walaupun dengan segala keterbatasan yang ada, tidak menghalangi semangat mereka, untuk menampilkan pementasan Sendratari, "kata Dosen Prodi PBSI, FKIP Unkhair Ternate, Nasrullah La Madi.
Kata Nasrullah, dua pementasan Sendratari yang telah ditampilkan oleh mahasiswa semester IV itu, telah memberikan ruang edukasi bagi mahasiswa lain.
Baca juga: Komisi III DPRD Kota Ternate: OPD Harus Siap dan Terima Kritikan dari Wakil Rakyat
"Pekan depan ada dua pementasan Sendratari, yang tidak kala indah, "cetusnya.
Dijelaskan Nasrullah, Sendratari Soya Cafi merupakan penggabungan dua tarian menjadi satu.
Tari Soya soya merupakan salah satu tarian tradisi masyarakat Maluku Utara, yang dipercaya ada sejak masa Sultan Babullah.
"Tarian ini termasuk dalam kategori tarian perang, yang ditarikan oleh 18 orang laki-laki atau lebih, "ungkapnya.
Sementara Cafi (tempurung dalam bahasa tidore) merupakan permainan tradisional, yang dikolaborasi dengan Tari Soya Soya.
"Cafi sendiri melibatkan 8 pemain yang berpasang-pasangan, "ujarnya.
Sendratari Soya Cafi merupakan sebuah cerita, tentang permainan tradisional berasal dari Kota Tidore Kepulauan, yang alat tarinya menggunakan tempurung kelapa.
"Selain gerakan, penari harus beradu tempung kelapa hingga menghasilkan bunyi nyaring, "paparnya.
Ada gerakan tarian dari Sendratari Soya Cafi:
1. Dimainkan secara berpasangan, cara bermain pertama adalah "kaledu" (Bahasa Tidore) atau gerak tendang tampurung menyentuh pasangan tempurung kelapa lain.
2. Gerakan kedua, (pelatu toma kubuku) artinya jepit tempurung kelapa dengan menggunakan lutut lalu melepaskan dengan cara meloncat untuk menyentuh pasangan tampurung lain.