Terkini Internasional
Pengakuan Penembak Shinzo Abe: Ibunya Bangkrut karena Kelompok Agama Sang Mantan PM Jepang
Tetsuya Yamagami menyebut bahwa mantan pemimpin Jepang empat periode itu terlibat dengan sebuah kelompok agama yang membuat ibunya bangkrut.
"Selama pengabdiannya, anggota dari Self-Defence Fronce dilatih dengan amunisi sungguhan.
"Mereka juga dapat membongkar dan memperbaiki senjata yang rusak," kata salah satu pejabat tinggi senior Angkatan Laut Jepang kepada Reuters.
"Namun ketika mereka mengikuti perintah untuk melakukannya, sangat tidak dapat dipercaya mereka mendapat pengetahuan yang cukup untuk mampu membuat senjata."
"Bahkan anggota Angkatan Darat yang mengabdi sangat lama tidak mengetahui cara membuat senjata," imbuhnya.
Pada suatu waktu saat tidak lagi menjadi anggota Angkatan Laut Jepang, Tetsuya terdaftar sebagai staf di sebuah perusahaan dan di akhir tahun 2020 mulai bekerja di sebuah pabrik di Kyoto sebagai operator mesin pengangkat barang.
Semasa bekerja, ia tidak memiliki masalah hingga pada pertengahan April, ia tidak bekerja dan tak meminta ijin.
Kemudian ia mengatakan kepada atasannya untuk berhenti dari pekerjaannya.
Selanjutnya, Tetsuya pun menggunakan masa liburnya itu hingga 15 Mei.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)
Artikel lain terkait Shinzo Abe Tertembak
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pembunuh Sebut Shinzo Abe Terlibat dalam Kelompok Agama yang Buat Ibunya Bangkrut