Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pencarian Korban Diterkam Buaya di Danau Tolire Ternate Terkendala Ritual Adat

Karena warga setempat melakukan ritual adat, membuat pencarian korban diterkam buaya di Danau Tolire Ternate belum dapat dilakukan.

Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Yunita Kaunar
PENCARIAN: Proses pencarian korban diterkam buaya di Danau Tolire Ternate belum dapat dilakukan karena terkendala proses ritual yang dilakukan warga setempat, Rabu (3/8/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Koordinator Regional Maluku Utara Vertical Rescue Indonesia, Dedi Arif mengatakan, proses pencarian korban akibat terkaman buaya di Danau Tolire Ternate, belum dapat dilakukan dikarenakan menghargai proses ritual adat setempat.

"Kita masih menghargai prosesi dan ritual adat yang masih berlangsung, sehingga belum dapat melakukan pencarian, "katanya, Rabu (3/8/2022).

Menurutnya, Danau Tolire Ternate itu terbentuk tahun 1775 jika terlihat pada proses pembentukan, maka ditarik dengan kejadian hari ini, maka selama 248 tahun baru pertama kali kejadian seperti ini.

weg
Proses ritual adat yang dilakukan warga setempat, sebelum melakukan pencarian korban diterkam buaya di Danau Tolire Ternate (TribunTernate.com/Yunita Kaunar)

"Itu menurut kejadian teman-teman disini bahwa, ini memang ada sisi kewaspadaan, saling mengingatkan untuk orang tua terlepas dari kejadian ini."

Baca juga: Diterkam Buaya, Seorang Pria Belum Ditemukan di Danau Tolire Ternate

"Sehingga berharap kedepan, para wisatawan tahu mana zona harus dia berada, jangan sampai semua tempat bisa dikunjungi padahal resiko sangat besar."

Baca juga: Diterkam Buaya, Seorang Pria Asal Halmahera Utara Ditemukan Tak Bernyawa di Kali Air Kosa Tidore

"Harapan kedepan, bukan hanya tempat wisata tapi ada sisi kesiapan harus dibangun, "tegasnya.

Sekretaris Karang Taruna Kelurahan Takome, Zulkifli menambahkan, secara pribadi ini tanggungjawab setiap orang tua, ada di Kelurahan Takome memberikan edukasi baik.

"Agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Dibawah ini (danau tolire) ada reptil harus waspada. Dampak ini juga harus kedepan dari Dinas Pariwisata, harus punya peran penting, turut sosialisasi ke pengunjung dan masyarakat, supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved