Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kasus Tewasnya Brigadir J

Mahfud MD Dapat Bocoran Ada 3 Motif Kasus Pembunuhan Brigadir J, Minta Masyarakat Bersabar

Mahfud MD menyebut motif tersebut berbeda dengan spekulasi yang selama ini beredar di publik baik dari Komnas HAM, LPSK, atau senior Polri dan TNI.

Tribunnews.com/Gita Irawan
Menkopolhukam Mahfud MD meminta agar masyarakat bersabar terkait motif pembunuhan Brigadir J sebenarnya yang akan diumumkan oleh Polri dan dibuka di pengadilan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Meski telah ada empat orang yang dijadikan tersangka, motif di balik kasus pembunuhan Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat masih menjadi misteri.

Empat orang tersangka itu adalah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E selaku ajudan Irjen Ferdy Sambo, Brigadir Ricky Rizal alias Brigadir RR, sopir istri Irjen Ferdy Sambo yang berinisial K, dan FS alias Irjen Ferdy Sambo.

Irjen Ferdy Sambo sendiri diumumkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Selasa (9/8/2022) kemarin.

Peran masing-masing tersangka juga sudah terungkap, tetapi motif kasus pembunuhan Brigadir J hingga saat ini belum jelas.

Namun, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengklaim ada tiga motif kasus pembunuhan tersebut.

Menurut bocoran yang dia dapat, Mahfud MD menyebut motif tersebut berbeda dengan spekulasi yang selama ini beredar di publik baik dari Komnas HAM, LPSK, atau senior Polri dan TNI.

Sehingga, ia membiarkan agar kepolisian dan pihak terkait mengonstruksi dugaan motif pembunhan Brigadir J itu agar lebih jelas.

"Saya dapat bocoran. Tapi kan tidak boleh saya ngatakan yang begitu-begitu (motif). Biar dikonstruksi dulu."

"Dapat hal-hal yang mungkin tidak pernah muncul di publik dari Komnas HAM, dari LPSK, dari orang-perorangan, dari senior Polri, (senior) tentara dan sebagainya," katanya pada Satu Meja di YouTube Kompas TV pada Rabu (10/8/2022) malam.

Baca juga: Bharada E Jadi Saksi Kunci Kasus Kematian Brigadir J, Orang Tua Minta Perlindungan Jokowi

Baca juga: Mahfud MD Sebut Motif Ferdy Sambo Perintahkan Tembak Brigadir J Sensitif, Minta Bharada E Dilindungi

Baca juga: Akankah Bharada E Bebas setelah Irjen Ferdy Sambo Terbukti Perintahkan Tembak Brigadir J?

Selain itu, Mahfud MD juga mengaku bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri resepsi pernikahan putri dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pada pertemuan itu, Mahfud mengatakan dirinya berkoordinasi dengan Listyo Sigit terkait kasus tewasnya Brigadir J.

"Ketika Anies mantu, saya datang dia (Jenderal Listyo) datang. Lalu duduk berdua. Gimana ini, koordinasi di situ," tuturnya.

Lebih lanjut, Mahfud MD menyampaikan spekulasi motif yang beredar di masyarakat terkait kasus ini yang sebelumnya dirinya sebut hanya berlaku dikonsumsi oleh orang dewasa.

Pertama, yaitu adanya pelecehan seksual.

"Pelecehan itu apa sih. Apakah membuka baju atau apa? Itu kan untuk orang dewasa," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved