Narapidana Anak di LPKA Kelas II Ternate Dibolehkan Masuk Sekolah Melalui Program Lentera Pijar

Melalui program Lentera Pijar, LPKA Kelas II Ternate membolehkan narapidana anak mengikuti proses belajar mengajar pendidikan formal.

Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Randi Basri
PROGRAM: Suasana petugas Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ternate lakukan pengawalan terhadap Andikpas yang mengikuti proses belajar di sekolah, melalui program Lentera Pijar, Selasa (13/9/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Lembaga Pembinaan Khusus Anak atau LPKA Kelas II Ternate, luncurkan Lentera Pijar atau Pigi Balajar merupakan layanan Inovasi LPKA Kelas II Ternate.

Layanan Lentera Pijar yang diluncurkan LPKA Ternate Kelas II Ternate bagi narapidana anak ini, untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar pendidikan formal di sekolah, walaupun masih berstatus tahanan.

Kepala Lapas Khusus Anak Kelas II Ternate, Jayadikusumah menyebut, program Lentera Pijar merupakan program, yang diinisiasi langsung oleh LPKA Kelas II Ternate.

Dari program ini, nanti bagi anak yang ditahan di LPKA Kelas II Ternate, akan mengikuti kegiatan belajar mengajar pendidikan formal di sekolah yang dikawal petugas lapas.

Baca juga: Ratusan Personel TNI di Maluku Utara Disiagakan Kawal Kedatangan Presiden Jokowi

Tentu dengan program ini diharapkan, bisa pemenuhan hak anak didik pemasyarakatan atau Andikpas terhadap pendidikan, saat menjalani masa tahanan.

"Kami LPKA Kelas II Ternate Kemenkumham Maluku Utara, telah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Andikpas.

"Untuk mengikuti proses belajar mengajar tingkat SMA/SMK dan SMP, dari beberapa Andikpas dari Kota Ternate, Kota Tidore dan Halmahera Barat, "katanya, Selasa (13/9/2022).

Menurutnya, untuk pengeluaran Andikpas sendiri untuk mengikuti pendidikan formal di sekolah, tentunya telah melewati proses dan mekanisme yang berlaku.

Untuk proses koordinasi dengan sekolah tempat Andikpas melaksanakan pendidikan, telah dilaksanakan dengan baik.

Bahkan pengeluaran Andikpas juga mendapatkan pengawalan petugas lapas, dimulai dari keluar sampai kembali ke dalam LPKA Kelas II Ternate.

Perlu diketahui, LPKA Kelas II Ternate Kemenkumham Maluku Utara, telah menyelenggarakan pendidikan baik formal maupun non formal.

Baca juga: Rizal Marsaoly Dikukuhkan Sebagai Bapak Asuh Anak Stunting di Kota Ternate

LPKA Kelas II Ternate Kemenkumham Maluku Utara juga melaksanakan pelatihan keterampilan, pembinaan, serta pemenuhan hak-hak lain sesuai undang-undang.

"Pada dasarnya, setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak, begitu juga dengan anak yang berkonflik dengan hukum."

"Pendidikan layak adalah pendidikan dengan fasilitas belajar yang mumpuni, lingkungan yang aman, nyaman, dan tanpa diskriminasi, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved