SPN Maluku Utara Dampingi Mantan Karyawan CV Bobato Harian I untuk Dapat Hak Mereka

SPN Maluku Utara bersedia mendampingi mantan karyawan CV Bobato Hatian I untuk mendapat hak usai tak lagi berstatus sebagai karyawan.

Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Istimewa
HAK: Mantan karyawan CV Bobato Harian I (paling kiri dan paling kanan) bersama Ketua SPN Maluku Utara, Arman Rajak (pakai topi) melakukan konsultasi pendampingan, untuk bagaimana mendaat hak mereka setelah bekerja sebagai karyawan 9 tahun lamanya, Kamis (15/9/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Untuk mendapat hak-haknya usai tak lagi berstatus karyawan, sejumlah eks karyawan CV Bobato Harian I, menggandeng Serikat Pekerja Nasional atau SPN Maluku Utara.

"Memang benar, sejumlah karyawan CV Bobato Harian I, meminta SPN Maluku Utara untuk mendampingi mereka, terkait perselisihan hubungan industrial."

"Dan setelah mereka menjelaskan apa masalahnya, kami langsung keluarkan surat kuasa nomor 049/DPD SPN/MU/IX/2022 ter tanggal 13 September 2022, "ungkap Ketua SPN Maluku Utara, Arman Rajak, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Presiden Joko Widodo Dikabarkan Jadi Berkunjung ke Maluku Utara

Dijelaskan, eks karyawan telah melakukan mediasi dengan pihak CV Bobato Harian I, tahap pertama pada 13 September 2022.

Di mana pada media tersebut, eks karyawan tidak mendapat pesangon, namun hanya diberikan kompensasi dan belum diberikan BPSJ Ketenagakerjaan.

"Hal ini tidak sejalan dengan keinginan mereka, sebab dalam mediasi pertama bertolak belakang, dengan pertemuan awal yaitu klarifikasi."

"Dengan demikian mereka menghubungi kami, untuk melakukan pendampingan, "tuturnya.

Menurutnya, CV Bobato Harian I mencari cela agar eks karyawan, tidak mendapatkan pesangon.

"Kami menyampaikan dengan tegas, bahwa mereka tetap harus mendapatkan hak-hak mereka, yakni pesangon tadi, "tegasnya.

Mediasi kedua akan dilaksanakan pada 20 September 2022, di mana CV. Bobato Harian I akan menyampaikan, total hak yang di dapat berdasarkan perhitungan perusahan.

"Selain perusahaan, kami juga melakukan perhutungan. Kami juga menyampaikan kepada CV Bobato Harian I, bahwa kami tidak segan-segan melanjutkan hal ini, ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), "katanya.

Baca juga: Harga Rempah Ternate : Cokelat/Kakao Naik, Sekilo Dihargai Rp 27 Ribu

Lebih jauh, CV Bobato Harian I dinilai tidak tunduk, kepada UU no 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan UU no 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (UU BPJS Ketenagakerjaan).

Sebab selama 9 tahun, Eks Karyawan CV Bobato Harian I, berkerja tidak mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami menyampaikan kepada Dinas Tenaga Kerja Kota Ternate dan BPJS Ketenagakerjaan, segera melakukan pembinaan dan pengawasan, kepada perusahan yang tidak melaksanakan ketentuan UU Cipta Kerja maupun UU BPJS,"pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved