Sosok Iptu Guntur Wahyu, Kasat Intel Segudang Prestasi yang Jadi Korban Demo BBM di Ternate

Iptu Guntur Wahyu Setyawan Ialah sosok perwira dengan segudang prestasi semasa jadi Polisi.

Penulis: Randi Basri | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/Randi Basri
Kasat Intel Polres Ternate, Iptu Guntur Wahyu Setyawan, korban unjuk rasa penolakan naiknya harga BBM di Ternate, Selasa (20/9/2022) 

Sekembalinya dari China, ia dipindahkan ke Polda Jawa Tengah persis tahun 2018.

Bertugas di Polda Jawa Tengah, Ia sempat menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 1 Dit Intelkam.

Anak ke 2 pasangan dari Bambang Supriyadi dan Dwi Puspandari ini juga pernah mengikuti tes PTIK pendidikan lanjutan tahun 2020-2021.

"Saya ikut tes PTIK dan mengikuti pendidikan hingga ditempatkan ke Polda Maluku Utara,"tambahnya.

Pindah ke Polda Maluku Utara, Iptu Guntur, menjabat sebagai Panit III Subdit 4 Ditintelkam.

Berselang beberapa bulan, Ia lalu dipromosikan jadi Kasat Intel Polres Ternate hingga sekarang.

"Saya juga alhamdulillah sudah dikaruniai satu orang anak dengan sang Istri Safira Rizki Amalia,"pintanya.

Baca juga: Bagian Kepala Iptu Guntur Wahyu 7 Jahitan Akibat Kena Batu Pengunjuk Rasa di Ternate

Kemarin, Senin (19/9/2022), Iptu Guntur sempat terbaring di rumah sakit Bhayangkara Ternate.

Bagian kepalanya terluka akibat kena batu saat mengawal unjuk rasa penolakan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Ternate.

Luka bagian kepala Iptu Guntur Wahyu Setyawan diketahui sebanyak 7 jahitan setelah mendapat pengobatan.

Ia dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kelurahan Kampung Pisang, karena sempat merasa pusing begitu kepalanya kena lemparan batu. (*)

 

 

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved