Alasan Driver Ojek Pangkalan di Ternate yang Rela Antre Berjam-jam Demi Mendapat BBM di SPBU

Tak hanya para driver ojek, tetapi juga para sopir angkot di yang rela mengantri berjam-jam di SPBU demi mendapat BBM.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
FENOMENA: Tampak ratusan kendaraan mengantre mengisi BBM di SPBU Kelurahan Kalumata, Kota Ternate, Jumat (23/9/2022). Salah seorang driver ojek mengaku, lebih memilih mengantre di SPBU ketimbang harus membeli BBM dipengecer yang harganya terbilang mahal. 

TRIBUNTERNATE.COM - Fenomena antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat, di sejumlah SPBU di Kota Ternate, akhir-akhir selalu terjadi.

Antrean panjang tersebut sering terjadi di Kota Ternate, setelah pemerintah resmi menaikkan harga BBM.

PantauanTribunTernate.com, Jumat (23/9/2022), di SPBU Kelurahan Kalumata, Kota Ternate. Tampak ratusan kendaraan roda dua dan roda empat sudah, mulai antre sejak pukul 08.30 WIT.

Baca juga: BPVP Ternate Gelar Ujian Tes Tulis untuk Tiga Kejuruan Non Bording Tahap ke Vl

Para pengentre BBM sebagian besar, didominasi driver ojek pangkalan dan sopir angkutan umum.

Antrean panjang terpanatu dari sisi utara SPBU dan sisi selatan.

Di sisi utara, rata-rata pengendara roda dua. Sedangkan di bagian selatan SPBU, adalah kendaraan roda empat.

Salah seorang driver ojek pangkalan, Haris, saat ditemui di lokasi mengaku, sebelum SPBU di buka, ia sudah lebih dulu mengantre.

"Saya menghindar dari antrean panjang, supaya lebih cepat bekerja, "katanya.

Baca juga: Rakorwil Nasdem Maluku Utara Dikemas dengan Acara Bincang Santai

Selain itu alasan lainnya, harga BBM yang dijual pengecer cukup tinggi, sehingga sangat dirasakannya.

"Lebih baik antre saja di SPBU, dari pada beli di pengecer, yang Rp 15 ribu per liternya, "tandasnya singkat. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved