Halmahera Selatan

Kasus Penyalahgunaan BBM di Halmahera Selatan On Proses, Kapolres: Sampai ke Meja Pengadilan

Kasus penyalahgunaan BBM di Halmahera Selatan terus diproses, bakan tak lama lagi akan naik ke meja pengadilan.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
HUKUM: Polres Halmahera Selatan terus melakukan proses hukum kepada dua tersangkan kasus penyalahgunaan BBM hingga naik ke meja pengadilan, Sabtu (1/10/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara, berhasil mengamankan dua pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi, baru-baru ini.

Kini dua pelaku tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Halmahera Selatan, setelah proses penyelidikan memenuhi dua alat bukti.

Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Herry Purwanto mengatakan pihaknya mengamankan 11 ton BBM di Kecamatan Gane Timur, dan 325 liter BBM di pasar baru plus dua pelaku.

Baca juga: Jelang Operasi Zebra, Kapolres Halmahera Selatan Imbau Masyarakat Tertib Berlalulintas

"Sejauh ini, proses hukum terus berjalan. Dan kedua tersangka kamk jerat dengan pasal 53 undang-undang nomor 22 tahun 2001, tentang minyak dan gas bumi, "ungkapnya, Sabtu (1/10/2022).

Meski begitu, Pilres Halmahera Selatan tak melakukan penahanan kedua tersangka, dengan alasan kooperatif saat berlangsunvnya penyidikan.

Baca juga: Sail Tidore 2022, Panitia Pusat dan Daerah Kembali Rapat Bahas Persiapan

Akan tetapi, kasus ini akan terus di proses hingga ke meja pengadilan.

"Jadi kita tetap berproses hukum, hingga ke meja pengadilan, "tegasnya.

Seraya menambahkan kedua tersangak dijerat undang-undang tentang minyak dan gas bumi, dengan ancaman hukuman kurangan penjara 6 tahun. (*)

Sumber: Tribun Ternate
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved