Halmahera Selatan
Dishub Halmahera Selatan Anggarkan Rp 2 M, untuk Bangun Sejumlah Traffic Light di Labuha
Dinas Perhubungan Halmahera Selatan akan membangun Traffic Light, pada tiga titik jalan raya di Labuha.
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pemkab Halmahera Selatan melalui Dinas Perhubungan, bakal memasang Traffic Light atau lampu pengatur lalu lintas.
Di tiga titik jalan raya di wilayah Labuha, Kecamatan Bacan, Halmahera Selatan. Pemasangan tersebut, lantaran sejumlah Traffic Light mati total.
Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan, Iksan Subur, mengatakan bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2 miliar, untuk pemasangan lampu pengatur lalu lintas tersebut.
Menurutnya, lokasi yang akan dipasang Traffic Light adalah, di pertigaan jalan lapangan merdeka, perempatan jalan menuju pasar Labuha dan pertigaan jalan raya di Desa Tomori.
Baca juga: Gugatan Diterima, Partai Rakyat Adil Makmur Halmahera Selatan, Siap Hadapi Verifikasi Faktual
"Untuk lampu yang lama itu sudah lama tidak aktif, makanya dalam rangka Smart City ini,"
"Dinas Perhubungan telah mengalokasikan anggaran 2023 pada 3 titik. Itu kurang lebih Rp 2 miliar, "katanya kepada TribunTernate.com, Selasa (8/11/2022).
Selain lampu pengatur lalu lintas, lanjut Iksan, ada beberapa lokasi yang akan dipasang lampu penerangan jalan raya.
Yakni di jalan utama Kota Labuha, jalan menuju areal Kantor Pemerintahan dan ruas jalan di Zero Poin menuju ke Desa Tuwokona.
"Dan ada beberapa titik lampu jalan juga dalam kota yang akan dibangun. Sebagian lagi pemasangan lampu jalan pada bulan ini dan sebagian pada tahun 2023, "jelasnya.
Oleh karena itu, dia menegaskan kalau misi Bupati Usman Sidik tentang Halmahera Selatan terang, segera terwujud dalam Kota Labuha.
"Ini artinya, misi Pak Bupati tentang Halsel Terang akan terwujud dalam Labuha, "tegasnya.
Iksan mengaku, baik pengangaran pemasangan Traffic Light maupun lampu penerangan jalan raya, bersumber dari APBD 2023.
"Jadi kita diakumulasi perubahan anggaran untuk pemasangan lampu penerang ini kurang lebih Rp 2 miliar lagi,"
"Dan semuanya dari APBD, baik itu lampu lalulintas maupun lampu jalan, "katanya.
Baca juga: Dinas Pendidikan Halmahera Selatan Akan Tambah Volume Belajar Tatap Muka di Program PKBM
Dia menambahkan, lampu penerangan jalan yang sebelumnya menggunakan tenaga surya, kedepan sudah tidak lagi.
Tenaga penerang lampu akan dihubungkan langsung ke PLN dengan sistem pengisian pulsa listrik.
"Jadi kita sudah tidak pakai tenaga surya lagi, kita pakai PLN. Nanti sistem pengisian pulsa, "tandasnya. (*)