Piala Dunia Qatar 2022

Unik dan Meriah, Ada Kampung Piala Dunia 2022 di Tidore Maluku Utara

Unik dan satu-satunya di Maluku Utara, ada Kampung Piala Dunia 2022 di Kota Tidore Kepulauan.

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Fizri Nurdin
UNIK: Ada kampung Piala Dunia 2022 di Tidore Maluku Utara, Sabtu (26/11/2022). Warga Kelurahan Kalaodi mengubah wajah tampilan 'kampung' mereka, dengan dihiasi pernak pernik Piala Dunia mulai dari bendera, umbul-umbul dan lain sebagainya. 

TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE - Sekarang ini, semua orang sedang merasakan demam Piala Dunia 2022, tak terkecuali di Kota Tidore.

Untuk memeriahkan event sepakbola terakbar itu, warga Kelurahan Kalaodi, Kota Tidore.

Menyulap rumah dan suasana Kelurahan Kalaodi, Kota Tidore serba Piala Dunia 2022.

Bagimana tidak, mulai dari tembok rumah hingga atribut rumah dan lainya di cat, dengan warna bendera peserta Piala Dunia 2022.

Baca juga: Ternate dan Tidore Mampu Berkembang Usai Sail Tidore 2022, Zulkifli Hasan: Yakin Pasti Bisa

Jalan utama masuk menuju Kelurahan Kalaodi, ada sebuah gerbang yang di bungkus berwarna putih, bertuliskan 'Kampung Piala Dunia Cobodoe'.

Ada ratusan bendera negara, yang dibentangkan diatas mengunakan tali, yang diikatkan di bambu.

Bendera-bendera negara itu menghiasi jalan itu seperti pelangi, juga depan rumah mereka di cat warna merah putih.

Kampung Piala Dunia di Kota Tidore.
Kampung Piala Dunia di Kota Tidore. (Tribunternate.com/Fizri Nurdin)

Sementara di pot bunga persis di depan rumah, meraka cat sesuai dengan bendera negara pendukung.

Bahkan ada bendera negara pendukung yang meraka kibarkan di depan rumah masing-masing.

Ada bendera negara Jerman, Argentina, Brazil, Spanyol, Inggris dan lainnya juga ikut dikibarkan.

Seorang warga setempat, Rustam Malan (31) mengatakan, baru pertama kalinya meraka menamakan 'Kampung Piala Dunia'.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Camat Galela Barat Halmahera Utara, Minta Warga Jaga Kamtibmas

"Ini baru pertama kali, kami buat seperti ini. Bendera-bendera ini dari hasil patungan dari warga di sini,"katanya, Sabtu (26/11/2022).

Sementara untuk cat dan bendera besar yang di kibarkan, atas inisiatif masing-masing suporter, atau fans negara pendukung.

"Kalau yang cat warna bendera dan bendera yang kami kibarkan itu, masing-masing tanggung sesuai dengan fans kami. "jelasnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved