Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Kata Ketua GOW Halmahera Selatan, Lakukan Ini untuk Minimalisir, Kekerasan Perempuan dan Anak

Untuk mengatasi terjadinya kekerasan perempuan dan anak, Ketua GOW Halmahera Selatan mengajak masyarakat benahi cara komunikasi internal.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
STATEMEN: Ketua Gabungan Organisasi Wanita Halmahera Selatan, Rifa'at Al Asa'adah ketika menjelaskan cara meminimalisir terjadinya kekerasan perempuan dan anak, Kamis (8/12/2022). Pada kesempatan itu ai mengatakan harus ada pembenahan momunkasi internal. 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Halmahera Selatan, Rifa'at Al Asa'adah menyerukan.

Kepada seluruh warga di Halmahera Selatan, agar membangun komunikasi yang baik.

Antar sesama untuk meminimalisir, terjadinya kekerasan perempuan dan anak di Halmahera Selatan.

Karena angka kasus kekerasan dan anak di Halmahera Selatan 2022 ini, terbilang cukup tinggi.

Baca juga: Akhir Desember 2022, Program Multiyears Pemkab Halmahera Selatan, Senilai Rp 300 Miliar Dilelang

Menurutnya, warga masih memiliki kesempatan, untuk membenahi kondisi sosial secara person dan keluarga.

"Tanggapan saya kepada seluruh perempuan, bahwa dengan peringati Hari Anti Kekerasan Perempuan Sedunia."

"Dapat membenahi dunia ini, mulai dari diri sendiri dan keluarga kecil kita."

"Kemudian masyarakat secara luas, dengan cara perbaiki komunikasi, "ujarnya.

Usai menghadiri acara peringatan Hari Anti Kekerasan Perempuan Sedunia, digelar Pemkab Halmahera Selatan, Kamis (8/12/2022).

Dia berharap, peringatan ini bukan hanya sebatas, acara serimonial semata.

Tetapi seluruh warga Halmahera Selatan, diharuskan mengambil peran penting, dalam mengatasi masalah kekerasan.

"Dan peran itu dimulai dari diri kita sendiri, dengan menyadari adanya kekerasan itu."

"Dari mulai ketenangan diri kita, dan orang lain yang bersama kita, "terangnya.

Istri Wakil Bupati Halmahera Selatan ini menambahkan, munculnya peringatan hari anti kekerasan terhadap perempuan, karena ada sebabnya.

Oleh karena itu, semua pihak harus menyadari bagaimana, pentingnya mencegah kekerasan terhadap perempuan.

Baca juga: 34 Ribu Penduduk di Halmahera Selatan Belum Miliki e-KTP, Ini Penyebabnya

"Menurut saya, kita harus memahami bagaimana berkomunikasi dengan pasangan kita, dengan anak-anak kita."

"Harus memiliki trik-trik yang ideal, hubungan antara kita dan pasangan maupun anak, bisa berlangsung damai."

"Saya berharap semua dapat membenahinya, secara serentak secara massal dimulai dari kesadaran kita masing-masing, "pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved