Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Warga Desa Lata-Lata Halmahera Selatan Berunjuk Rasa, Minta Bupati Tak Lantik Kades Terpilih

Warga Desa Lata-Lata Halmahera Selatan tolak putusan sengketa pilkades, minta Bupati jangan lantik Kades terpilih.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
UNJUK RASA: Puluhan warga Desa Lata-Lata saat berunjuk rasa di halaman Kantor Inspektorat Halmahera Selatan, Senin (16/1/2023). Mereka menyuarakan terkait hasil putusan sengketa Pilkades, diantaranya meminta Bupati tak melantik Kades terpilih. 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Puluhan warga Desa Lata-Lata, Halmahera Selatan berunjuk rasa , Senin (16/1/2023).

Aksi yang berlangsung di halaman Kantor Inspektorat Halmahera Selatan, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan itu.

Meminta Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik untuk tidak melantik Cakdes terpilih desa mereka, bernama M Nur Senen.

Sebab yang keluar sebagai pemenang, adalah Cakades nomor urut 4, Natalia Faicy.

Baca juga: PPK Morotai Belum ada Kantor, Pemda Sarankan Pakai Ruangan Sekolah atau Kantor Camat

M Nur Senen, menurut massa, kalah telak di penghitungan surat suara, namun menang di putusan sengketa Pilkades Halmahera Selatan.

"Kami menolak saudara M Nur Senen, karena tidak memenuhi kriteria sebagai Cakades pemenang, dengan jumlah 87 suara."

"Kami meminta yang harus dilantik adalah Ibu Natalia Faicy, sebagai Cakades terpilih dengan 184 suara, "ujar salah seorang orator.

Selang bebearpa lama, perwakilan massa aksi pun dipanggil hearing Wakil Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba.

"Kita sudah menerima aspirasi mereka. Cuma ini kan kewenangan panitia sengketa, dengan Pak Bupati."

"Jadi kita harus menunggu Pak Bupati kembali, kemudian melihat hasilnya seperti apa, "katanya Wakil Bupati.

Dia mengaku, selain masalah sengketa Pilkades, warga Desa Lata-Lata juga melaporkan dugaan penyalahgunaan anggaran BLT.

Baca juga: Kapolda Minta Seluruh Anggota Polisi di Maluku Utara Ikut Validasi NIK jadi NPWP

"Itu laporan BLT dan sejumlah temuan-temuan di Desa lah, "terang Wakil Bupati

Sembari menegaskan, setiap aspirasi warga akan tetap ditampung, untuk kemudian ditandaklanjuti.

"Tetap kita terima, dan kita sampaikan ke Pak Bupati bila sudah balik, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved