Moge Harley Davidson Dadakan Banyak Dijual, KPK Catat Nama Para Penjual: Kita Duga Pegawai Pajak
Hal ini terjadi setelah kasus penganiayaan oleh anak eks pejabat pajak, Rafael Alun Trisambodo, yang juga dicurigai memiliki harta yang tidak wajar
TRIBUNTERNATE.COM - Baru-baru ini, motor gede (moge) merek Harley Davidson banyak dijual di marketplace.
Hal ini terjadi setelah adanya kasus penganiayaan oleh anak eks pejabat pajak, Rafael Alun Trisambodo, yang juga dicurigai memiliki harta yang tidak wajar.
Maka dari itu, pihak yang menjual moge Harley Davidson dicurigai berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Baca juga: Shane Lukas Ungkap soal AGH Pacar Mario Dandy: Ngaku Dilecehkan, Ikut Rekam dan Tidak Tolong David
Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan, mengatakan pihaknya telah mengantongi nama penjual dan pembeli moge tersebut.
Pahala menyebut akan membawa nama-nama penjualnya ke Kemenkeu dalam waktu dekat.
"Kita angkut nama-nama penjualnya ke Inspektorat Kementerian Keuangan, nama-nama ini pegawai siapa? Kita menduga kan ini pegawai Ditjen Pajak, tapi sebenarnya namanya sudah kita kumpulin dan sore ini kita bawa ke Kemenkeu untuk dicarikan, ada enggak nama pegawainya," kata Pahala dikutip dari YouTube KPK RI, Kamis (2/3/2023).
Tak hanya itu, Pahala mengatakan, KPK akan berkoordinasi dengan Samsat sebagai upaya memeriksa identitas pemilik moge tersebut.
"Kita mulai dengan Samsat, biasanya gitu dan di Samsat itu kita dikasih impornya dari mana, kapan, dan bisa kita cari. Oleh karena itu sebelum kita cari ke sana, kan kita cari dulu yang paling sederhana saja, nama, BPKB," katanya.
Kendati demikian, Pahala berharap masyarakat tidak menyimpulkan secara langsung tanpa adanya alat bukti yang kuat.
Karena belum ada kepastian apakah penjual mode tersebut adalah ASN Ditjen Pajak.
"Bisa jadi bukan (pegawai, Red) pajak, bisa jadi istrinya anaknya, kan enggak tahu," ujarnya.
Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya telah menginstruksikan pembubaran klub moge Blasting Ridjer di lingkup pegawai Kemenkeu pada Minggu (26/2/2023) lalu.
Sri Mulyani menilai tak patut pegawai Kemenkeu memamerkan gaya hidup mewah.
Setelah Sri Mulyani membubarkan klub moge, bertebaran penjualan Harley Davidson di situs jual beli online belakangan ini.
(Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KPK Sudah Kantongi Nama Penjual Harley Davidson Imbas Kasus Rafael Alun, akan Dibawa ke Kemenkeu
Inspektorat dan BPBJ Maluku Utara Bahas Rencana Aksi SPI KPK 2025 |
![]() |
---|
KPK Tanggapi Penggeledahan Kantor Disperindag Maluku Utara oleh Kejaksaan |
![]() |
---|
Belajar dari Bali, Gubernur Malut Sherly Laos Target Terapkan Sistem Pemerintahan Digital |
![]() |
---|
Pemkot Ternate Diisyaratkan Segera Selesaikan Aset Daerah yang Belum Tersertifikasi |
![]() |
---|
BPBJ Maluku Utara Didorong Percepat Proses Lelang Proyek Strategis 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.