Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Dosen Diculik dan Dianiaya 7 Mahasiswa, Korban Bantah gara-gara Perkara Asmara dengan Mahasiswi

Aksi penculikan dan penganiayaan menimpa seorang dosen bernama Taufik Hidayat di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Editor: Ifa Nabila
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Polresta Pontianak
Kondisi korban seorang Dosen Poltekkes Kemenkes Pontianak diduga mendapat penganiayaan dan penculikan saat melapor ke Polresta Pontianak pada Jumat 3 Maret 2023. 

TRIBUNTERNATE.COM - Aksi penculikan dan penganiayaan menimpa seorang dosen bernama Taufik Hidayat di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Dosen yang dianiaya oleh tujuh mahasiswa itu membantah penyebabnya adalah perkara asmara.

"Isu itu (asmara) tidak benar adanya, mereka terbawa emosi karena membela sahabatnya yang merasa dipersulit perkuliahannya dengan saya,'' kata Taufik Hidayat sembari membantah isu yang beredar, Sabtu 11 Maret 2023.

Baca juga: Kades di Banten Dibunuh dengan Jarum Suntik, Pelaku Seorang Mantri yang Sempat Cekcok

Sebelumnya, penyelesaian kasus tersebut berakhir damai melalui Restorative Justice di Mapolresta Pontianak hari ini, Sabtu 11 Maret 2023.

Taufik Hidayat menyampaikan bahwa perdamaian antara dirinya dengan para tersangka setelah pihak keluarga besar tersangka datang menemuinya meminta maaf dan ingin menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

Itikad baik dari keluarga para pelaku membuat dirinya bersama keluarga setuju memaafkan perbuatan para pelaku, walaupun akibat penganiayaan itu dirinya sempat dirawat di rumah sakit selama 1 minggu.

"Saya melihat perjalanan mereka (pelaku) masih panjang, kalau perkara ini berlanjut, saya merusak masa depan dan hidup mereka," ujarnya.

Kepada pihak keluarga pelaku serta para pelaku, ia berharap agar hal serupa tidak terjadi di kemudian hari.

"Cukuplah kali ini saja berurusan dengan kriminal, mereka masih kuliah, masa depan mereka masih panjang," tuturnya.

Kepada para pelaku, ia berpesan juga agar dapat berkuliah dengan baik serta menyelesaikan pendidikan mereka kemudian melanjutkan cita-cita.

(TribunPontianak.co.id/Ferryanto)


Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Sepakat Damai, Dosen Korban Penganiayaan 7 Mahasiswa di Pontianak Bantah Isu Asmara

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved