Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sofifi

Sering Sekali Terjadi Bencana maka Perlu Dibentuk TRC Multisektor di Maluku Utara

Samsuddin A Kadir mengatakan, wilayah Maluku Utara rawan bencana maka perlu dibentuk tim reaksi cepat (TRC) Multisektor.

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Sekprov Maluku Utara, Samsuddin A Kadir didampingi Kepala BPBD dan peserta Workshop pembentukan Tim Reaksi Cepat Multisektor Provinsi, Jumat (28/7/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI-Sekprov Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir mengatakan, wilayah Maluku Utara rawan bencana maka perlu dibentuk tim reaksi cepat (TRC) Multisektor.

Ia katakan itu saat membuka Workshop pembentukan TCR Multisektor Provinsi, Jumat (28/7/2023) yang berlangsung di Grenf Majang Hotel Ternate.

"Pembentukan tim ini untuk merespon kejadian kedaruratan secara cepat, tepat dan terkoordinasi. Serta dapat medukung kabupaten/kota dalam merespon kejadian bencana di wilayahnya,"jelasnya.

Menindaklanjuti surat edaran Mendagri: nomor 360/1809/BAK tentang pembentukan TRC Lintas Sektor di seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam penanganan darurat bencana yang ditetapkan dengan keputusan Kepala Daerah.

Maka Peran Pemprov sangat penting dalam upaya memberikan dukungan dan pendampingan ke kabupaten/kota yang bertindak sebagai pelaku utama penanggulangan darurat bencana di wilayahnya.

Oleh karena itu TRC Multisektor menjadi penting untuk mendukung dan memberikan pendampingan dalam upaya penanggulangan bencana di Kabupaten/Kota.

Baca juga: Disnakertrans Ajak Anak Muda Maluku Utara Jadi Pekerjaan Migran

“Hadirnya TRC yang terintegrasi  ke seluruh unsur pemerintah, TNI/Polri, swasta, serta organisasi masyarakat sangat penting dalam melakukan respon yang cepat dengan mengarahkan seluruh sumberdaya untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana,”katanya.

"Kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih kepada Komandan Korem 152 Babullah, Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsi BNPB, Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran kemendagri yang telah bersedia menjadi narasumber pada kegiatan ini,"sambungnya.

Diketahui kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama dua hari.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved