Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kasus Kekerasan Anak di Maluku Utara Paling Tinggi

Kepala Kanwil KemenkumHAM Maluku Utara, M Adnan mengemukakan kasus kekerasan anak paling tinggi dì daerah ini.

Penulis: Randi Basri | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/Randi Basri
Kakanwil Kemenkumham Maluku Utara, M Adnan 

TRIBUNTERNATE.COM - Kepala  Kanwil KemenkumHAM Maluku Utara, M Adnan mengemukakan  kasus kekerasan anak paling tinggi dì daerah ini.

Hal ini dilihat dari jumlah narapidana yang saat ini menjalani hukuman dì Rutan maupun Lapas se Maluku Utara

Jumlah   warga binaan  baik di Rutan dan Lapas dì Maluku Utara saat ini tercatat sebanyak 1.207 orang.

Dari  jumlah itu kasus kekerasan anak tercatat sebanyak 391 orang.

“Kasus kekerasan anak jadi kasus yang menonjol saat ini,” ungkap Adnan, Selasa (29/8/2023).

Baca juga: Oknum Sipir dan Napi Diduga Sekongkol Jual Barang Curian, Kakanwil Maluku Utara Diminta Pecat Mereka

Merespon data kasus kekerasan anak yang tinggi di Lapas dan Rutan se Maluku Utara, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Sekretaris Daerah Samsudin  Abdul Kadir angkat bicara.

Samsudin mengatakan, kasus kekerasan anak yang tinggi ini akan menjadi catatan supaya ada langkah pencegahan dari dinas terkait.

“Kami akan sampaikan ini  ke DP3A untuk cari solusi,”kata dia.

Untuk diketahui, dari 1.207 warga binaan di Lapas dan Rutan hingga bulan Agustus 2023 dengan rincian laki-laki sebanyak 1.154 orang dan 53 orang perempuan.

Adapun kasus yang menonjol adalah kasus kekerasan anak dengan jumlah 391 orang, kasus narkotika sebanyak 178 orang, kasus pencurian 72 orang kasus 68 orang kasus tindak pidana korupsi.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved