Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Timur

Libatkan OPD dan Polisi, Ubaid Yakub Fugsikan Program Tangani Korban Asusila di Halmahera Timur

Libatkan OPD dan Polisi, Ubaid Yakub fugsikan program tangani korban asusila di Halmahera Timur

Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
Dok Humas Pemkab Halmahera Timur
STATEMEN: Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub saat memberikan keterangan, Kamis (14/9/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub melakukan trobosan penanganan berbagai kasus.

Di mana periode Januari - September 2023, pihaknya menangani 21 kasus.

Salah satunya kasus asusila, yang dialami siswi ke VIII berusia 13 tahun baru-baru in.

Menurutnya, angka penanganan kasus tersebut terbilang cukup tinggi.

Baca juga: Profil Ubaid Yakub, Dulu Jadi Guru Sekarang Jadi Bupati Halmahera Timur

Adapaun kasus-kasus tersebut ialah asusuila, KDRT dan beberapa kasus lainya.

"Olehnya itu menjadi tantangan kita, maka langkah kedepan yang harus lakukan adalah."

"Melakukan sosialisasi dan edukasi di sekolah-sekolah, "katanya, Kamis (14/9/2023).

Hal ini menjadi sikap tegas oleh orang nomor satu, di Pemkab Halmahera Timur ini.

Untuk menjadikan sebuah program peningkatan sosialisasi, yang melibatkan semua pihak.

"Karena itu akan saya programkan tingkatan sosialisasi, yang melibatkan semua dinas."

"Yakni Dinas Pendidikan, DP2KBP3A) kemudian PKK serta Kepolisian, "sambungnya.

Lanjut Ubaid, hal tersebut dilakukan sebagai aspek pembinaan sosialisasi, dan edukasi di tingkat sekolah harus dilibatkan.

"Mau tidak mau harus lakukan sinergi, dengan tokoh-tokoh agama dan sebagainya, "terangnya.

Seraya menyabut, agar ada peran dan himbauan melalui tokoh-tokoh agama.

Baca juga: Karena Kepeduliannya, Komunitas Sadar Sampah Ternate Sabet Award dari ASTRA

Sehingga semua aspek bisa berjalan, dari Kementerian Agama melalui aspek keagamaan.

"Begitu juga dari Dinas Pendidikan, menggunakan aspek pencegahan dan Kepolisian dari aspek penindakan hukum."

"Ini kita berkolaborasi, dan kita berharap kedepan tidak lagi terjadi kekerasan terhadap anak, "tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved