Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Morotai

Seorang Anak Panti Asuhan di Morotai Butuh Uang Buat Bayar Biaya Berobat, Begini Keluhnya

Biaya pengobatan di rumah sakit atau puskesman terkadang menjadi halangan bagi pasien dari golongan kurang mampu untuk berobat.

|
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Tampak Sadam Seba saat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Ir Soekarno Pulau Morotai 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI- Biaya pengobatan di rumah sakit  atau puskesmas terkadang menjadi halangan bagi pasien dari golongan kurang mampu untuk berobat.

Hal tersebut seperti dialami seorang anak panti asuhan di Pulau Morotai atas nama Sadam Seba.

Ia tak punya uang sama sekali setelah berobat di RSUD Ir Soekarno.

Muhammad Sukur salah satu pengurus panti asuhan bercerita, salah satu anak asuhnya itu alami kecelakaan.

Cuman dia sama sekali tak punya uang.

Tetapi pihak RSUD minta biayanya.

“Saya pusing. Karena yang bersangkutan tak ada orang tuanya. Baru mereka sekarang minta segera bayar,”keluh Sukur kepada Tribunternate.com.

Baca juga: Bawaslu Morotai Tak Segan-segan Tindak Tegas Bila Temukan ASN Main Politik

Padahal, menurut  dia, sebelum itu sudah menyampaikan kondisi keuangan  Sadam Seba ke petugas medis.

Tetapi mereka tetap ngotot kalau gratis harus punya  BPJS ataupun KIS namun Sadam Seba tak punya itu.

“Sampai sekarang belum bayar. Sadam Seba masih di rumah sakit. Dua kakinya yang terluka sudah selesai diobati,”pintanya.

Terpisah, Direktur RSUD Ir Soekarno Morotai, Intan Imelda  Engelbert Tan   dikonfirmasi perihal itu belum memberikan tanggapan hingga berita ini terbit.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved