Korem Buat Simulasi Atasi Penangulangan Bencana Meletusnya Gunung Gamalama Ternate
Korem 152 Baabullah Ternate menggelar apel kesiap siaga penanggulangan bencana di Kota Ternate, Maluku Utara.
Penulis: Randi Basri | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM - Korem 152 Baabullah Ternate menggelar apel kesiap siaga penanggulangan bencana di Kota Ternate, Maluku Utara.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah unsur baik, TNI/Polri, Basarnas, BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan lainya.
Upacara tersebut dipimpi oleh Komandan Korem (Danrem) 152/Baabullah Brigjen TNI Elkines Villando Dewangga.
Brigjen TNI Elkines menyebut, apel kesiapsiagaan pasukan Satgas reaksi cepat penangulangan bencana Korem ini salah satu bentuk uji portap apabila gunung Gamalama terjadi erupsi.
“Jadi kita simulasi ketika ada bencana sudah tau area-area mana yang tertampak langsung kita berikan bantuan dan pertolongan,” kata Brigjen TNI Elkines, Jumat (13/10/2023).
Dia juga menyebut, tentu dengan begitu Korem akan membentuk Satgas didalamnya meliputi Basarnas, BPBD, Kesehatan, Kepolisian hingga Satpol PP.
Sehingga pada saat kejadian mereka ini sudah mengetahui bagaimana cara penanganan dan memberikan pertolongan pertama.
Kegiatan ini lanjut Danrem, dilakukan setiap tahun agar bisa mengetahui dan bisa berikan kecepatan dalam upaya pertama penanganan.
“Jadi setelah simulasi ini nanti mereka sudah tau tempat-tempat mana saja yang terdampak bencana,” ucapnya.
Baca juga: Jaga Kepercayaan Publik, Danrem 152 Baabullah Ternate Ingatkan Netralitas TNI di Pemilu 2024
Terpisah, Kapenrem 152 Baabullah Ternate, Mayor Inf Anton Santoni menambahkan, dengan kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari.
Untuk awalnya tadi dilakukan apel kesiapsiagaan nantinya menguji antara staf dan intansi terkait.
Selain itu untuk praktek lapangan nantinya diperagakan bagaimana bencana terjadi unsur terkait ini sudah mengetahui.
Apa yang harus diperbuat dan bagaimana cara memberikan pertologan ke korban terdampak bencana.
“Jadi ketika ada bencana unsur terkait ini sudah tau apa yang di berbuat,” katanya.
Disamping itu juga lanjut Anton, untuk peninjauan lokasi jadi dampak bencana sendiri terdiri dari tiga lokasi.
Diantaranya, Kelurahan Kulaba, Kelurahan Tobo dan Kelurahan Tarau ini yang jadi lokasi terdampak dalam simulasi ini.
Dari upaya pertolongan dilapangan nanti tim Satgas ini lakukan evaluasi korban tiga titik ini dibawa ke tempat penampungan sementara di lapangan perikanan.
“Nantinya semua teknik dan prosedur akan diberikan dilapangan bagi unsur yang terlibat ini,” pungkasnya. (*)
Pemprov Malut dan BIG Perkuat Kerja Sama Geospasial, Fokus Tingkatkan SDM dan Infrastruktur Data |
![]() |
---|
Tahun Depan, Pemprov Malut Bangun Industri Telur dan Pabrik Pakan |
![]() |
---|
Pemprov Malut Prioritaskan Jalan Tani dan Irigasi untuk Dukung Ketahanan Pangan 2025 |
![]() |
---|
Pemprov Malut Target Ketahanan Pangan Lewat Pengembangan Sawah dan Hortikultura |
![]() |
---|
Atasi Inflasi, Pemprov Maluku Utara Fokus Kembangkan Hortikultura di 5 Kabupaten/Kota |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.