Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Telan Anggaran Rp 2 Miliar, Pembangunan Pabrik Es di Halmahera Selatan Rampung

Proyek pembangunan pabrik es di desa Sagawele, Kayoa Selatan, Halmahera Selatan, akhirnya tuntas dikerjakan.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
PEMBANGUNAN: Kepala DKP Halmahera Selatan Yusuf Untung ketika menjelaskan pembangunan pabrik es di desa Sagawele, Kayoa Selatan, Jumat (20/10/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Proyek pembangunan pabrik es di desa Sagawele, Kayoa Selatan, Halmahera Selatan, akhirnya tuntas dikerjakan.

Proyek dengan nilai anggaran Rp 2 miliar ini, melekat di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Halmahera Selatan.

Pembangunan pabrik es tersebut, dimulai pada Juli dan selesai di akhir Oktober 2023.

Kepala DKP Halmahera Selatan Yusuf Untung mengatakan pabrik itu akan memproduksi es untuk dijual kepada para nelayan dengan harga terjangkau.L

Karena menurut dia, para nelayan di Pulau Kayoa, Makian, Gane Barat, Bacan bagian barat dan sekitarnya, sejauh ini kesulitan mendapatkan es untuk pendinginan hasil tangkap mereka.

“Para nelayan hanya berbelanja es di Ternate. Sehingga kami berharap melalui pabrik ini mereka dimudahkan dan PAD kita di sektor ini ada,” katanya, Jumat (20/10/2023).

Di sekitar pabrik es, Yunus menyebut pihaknya juga membangun dermaga bongkar muat ikan dengan nilai anggaran Rp 500 juta.

Baca juga: RSUD Labuha Visum ODGJ yang Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Rudapaksa

Kemudian satu unit tempat pengesahan ikan dengan anggaran Rp 350 juta dan sebuah karamba ikan dengan anggaran Rp 250 juta.

“Jadi total anggaran untuk pembangunan pabrik es Sagawele dan beberapa paket proyeknya itu Rp 3 miliar lebih,” jelasnya.

Dia menambahkan, pabrik tersebut bakal dioperasikan setelah diresmikan Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik pada Desember 2023.

Ia juga mengaku ada rencana pabrik es di desa Sagawele ini akan dikelola oleh pihak ketiga. Namun, Yunus belum bisa memastikan.

“Tapi sementara kan kita bentuk UPTD, jadi kita kelola dulu. Namun kalau paling bagus itu pihak ketiga yang kelola,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved